TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Hasil autopsi jenazah Ende Nur Jaya (47), korban yang ditemukan tewas mengenaskan di Jalan Cemerlang RT 003 RW 011, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, mengungkap adanya sejumlah luka berat akibat kekerasan benda tajam dan benda tumpul.
Ende Nur Jaya ditemukan tewas dalam kondisi tergeletak dan bersimbah darah di samping minimarket kawasan Jalan Cemerlang, Jalur Lingkar Selatan (Lingsel), Kampung Cikareo, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (24/6/2026) sekitar pukul 04.50 WIB.
Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban mengalami serangan brutal yang menyebabkan kerusakan berat pada kepala dan mengakibatkan kematian akibat perdarahan serta trauma otak yang parah.
Autopsi dilakukan oleh dokter forensik RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi setelah jenazah dievakuasi pada Rabu (24/6/2026).
Dari hasil pemeriksaan, luka paling fatal ditemukan pada bagian kepala korban.
Dokter forensik RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, dr Nurul Aida Fathia, mengatakan kekerasan benda tajam yang dialami korban menyebabkan kerusakan parah hingga menembus jaringan otak.
"Kemudian ditemukan memang kekerasan tajam tersebut itu merusak bagian kepala dalam hal ini, sampai ke jaringan otak. Yang menimbulkan tentunya banyak perdarahan, kemudian kerusakan pada otak," kata Aida, Kamis (25/6/2026).
Selain luka di kepala, tim forensik juga menemukan adanya tanda-tanda kekerasan benda tumpul pada bagian leher korban.
Trauma tersebut menimbulkan sejumlah perlukaan di bagian dalam leher.
"Juga ada kekerasan tumpul pada daerah leher. Yang ini penyebabnya adalah kekerasan tumpul yang menimbulkan adanya banyak perlukaan di bagian dalam dari leher," ujarnya.
Berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB, dokter memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar 8 hingga 12 jam sebelum pemeriksaan dilakukan.
Namun, banyaknya perdarahan yang dialami korban menjadi faktor yang menyulitkan penentuan waktu kematian secara lebih presisi.
"Kurang lebih sekitar antara 8 sampai 12 jam, mungkin, dari waktu pemeriksaan luar."
"Karena di sini sulit untuk bisa kita memastikan karena perdarahannya cukup banyak, sehingga lebam mayat yang terbentuk tentunya sangat mempengaruhi," jelasnya.
Aida menuturkan, luka akibat benda tajam di bagian kepala dan wajah ditemukan dalam jumlah cukup banyak.
Bahkan salah satu luka terbuka memiliki panjang sekitar 12 sentimeter.
"Luka yang terpanjang kurang lebih ada sekitar 12 sentimeter. Di kepala, wajah, itu semuanya cukup panjang, karena memang lukanya cukup banyak," pungkasnya.
Korban diketahui bernama Ende Nur Jaya (47), seorang buruh harian lepas warga Kampung Cikareo, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).(*)
Baca juga: Berawal dari Bau Busuk, Perempuan Muda Ditemukan Tewas di Kamar Kost Warudoyong Sukabumi