TRIBUNNEWS.COM - Ada skenario final kepagian yang tercipta di 32 Besar Piala Dunia 2026. Pertempuran Portugal menghadapi Inggris menggema!
Sebanyak 12 tim resmi lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, meliputi: Meksiko, Afrika Selatan, Swiss, Kanada, Brasil, Maroko. Lalu ada Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Norwegia, Argentina dan Kolombia.
Kendati demikian, ada sejumlah timnas negara favorit juara Piala Dunia 2026 yang belum dipastikan melangkah ke fase gugur. Di antaranya Spanyol, Belanda, Inggris, dan Portugal.
Sorotan tertuju kepada Inggris dan Portugal yang memiliki permutasian atau skenario untuk saling sikut di babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, wakil Ketua Oranje Indonesia, Arnan Binafsihi, menyebut The Three Lions dan Selecao das Quinas, masuk daftar contender juara Piala Dunia edisi 23 ini.
"Kalau untuk kandidat juara memang enggak akan jauh-jauh dari Top 10-nya FIFA, ada Prancis, Inggris, Portugal, Brasil ya termasuk, juara bertahan Argentina, ada Belgia juga, termasuk juga Belanda sama Jerman," kata Arnan Binafsihi dalam podcast Super Taktik berjudul: Peta Kekuatan Piala Dunia 2026 hingga Mimpi Timnas Indonesia, di Kantor Tribunnews, Karanganyar, Jawa Tengah.
Peluang Inggris bersama Harry Kane dan Portugal yang dikomandoi Cristiano Ronaldo menjejak ke 32 Besar terbuka lebar.
Inggris, sementara memuncaki klasemen Grup L dengan raihan empat poin. Jumlah ini terbilang cukup mengejutkan, mengingat Tim Tiga Singa dipaksa bermain imbang 0-0 kontra Ghana, setelah sebelumnya menggasak Kroasia 4-2.
Situasi tak lebih baik dimiliki Selecao das Quinas. Tim besutan Roberto Martinez berada di peringkat kedua Grup K dengan koleksi empat poin.
Cristiano Ronaldo cs sempat dikejutkan Republik Demokratik Kongo (RD) lewat skor akhir 1-1 sebelum akhirnya terobati lewat pesta 5-0 atas Uzbekistan.
Ironinya, Portugal yang difavoritkan lolos mudah ke 32 Besar, justru didahului oleh Kolombia, yang mengumpulkan enam poin dari sepasang pertandingan.
Baca juga: Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Tunggu Lawan, Potensi Final Kepagian Portugal vs Spanyol
Merujuk kepada bagain fase gugur, ada potensi dua favorit juara itu saling bentrok. Sebab, runner-up Grup L akan menghadapi runner-up Grup K dalam perebutan kelolosan ke 16 Besar.
Secara kondisi dan ambisi kedua tim, akan sulit terealisasinya Portugal vs Inggris di 32 Besar. Kendati demikian, itu bukan berarti tak mungkin.
Permutasiannya jelas, agar Portugal dan Inggris saling sikut di 32 Besar, kedua timnas wajib finis di posisi runner-up.
Untuk Inggris finis di posisi kedua, syarat pertama skuad asuhan Thomas Tuchel ini harus menelan kekalahan pada matchday ketiga melawan Panama.
Mustahil? Tidak, tetapi sulit. Apalagi Panama menjadi satu-satunya tim di Grup L yang belum meraih poin sama sekali.
Sementara itu, di laga lain, Ghana wajib mengalahkan Kroasia dengan skor berapapun.
Dengan skenario ini, nantinya puncak klasemen Grup L Piala Dunia 2026 dihuni oleh Ghana dengan raihan tujuh poin, disusul Inggris (4), Kroasia (3), dan Panama (3).
Sedangkan dari Grup K, Portugal bisa menjadi runner-up di Grup K, asal menelan kekalahan atau hasil imbang saat melawan Kolombia.
Dengan permutasian hasil imbang, Kolombia lolos ke 32 Besar sebagai juara Grup K berbakal tujuh poin, sedangkan runner-up menjadi milik Portugal lewat lima angka.
Menjadi rahasia umum laga 32 Besar Piala Dunia 2026 antara Portugal vs Inggris akan menyuguhkan ragam sorotan. Di antaranya tajuk laga perang bintang.
Portugal, dengan kepemimpinan Cristiano Ronaldo di atas lapangan, Portugal dilengkapi amunisi kelas wahid seperti Joao Felix, Bernardo Silva, Pedro Neto, Joao Neves, Vitinha, hingga Bernardo Silva.
Kubu Inggris boleh dikatakan lebih mengkilap.
Dikapteni Harry Kane, Tim Tiga Singa disesaki nama-nama tenar seperti Jude Bellingham, Anthony Gordon, Marcus Rashford, Declan Rice, Bukayo Saka, Ivan Toney, hingga Jordan Henderson.
Artinya, perang bintang laga Portugal vs Inggris tak hanya adu tajam di area penyerangan, namun di segala lini
(Tribunnews.com/Giri)