Heboh Suara Ledakan di Candi Prambanan, Pihak Pengelola Buka Suara
GH News June 25, 2026 07:08 PM
Klaten -

Warga yang tinggal di sekitar Candi Prambanan dihebohkan dengan suara ledakan besar yang berulang pada Rabu (24/6) malam. Pihak pengelola candi Prambanan buka suara.

Peristiwa suara ledakan tersebut viral usai diunggah di media sosial (medsos). Di postingan media sosial, disertakan video suasana perumahan. Terdengar bunyi ledakan bersahutan dan terlihat langit berwarna merah.

"21:39 Info min di daerah Kalasan Sleman terdapat ledakan yang cukup keras berwarna merah. Seperti kembang api dari arah Prambanan tapi ternyata bukan, ini udah berapa kali saya mendengarnya hingga tengah malam. Tolong akun saya disamarkan min terima kasih," tulis unggahan di akun Facebook Merapi _News seperti dikutip, Kamis (25/6/2026).

Di postingan selanjutnya warga menuliskan suara ledakan tersebut diduga merupakan kembang api.

"Dentuman kembang api malam ini, beberapa warga sempat kaget dan berhamburan keluar rumah untuk memastikan sumber suaranya (24/6/2026)," unggahan pratiwiandri di akun Merapi _News.

Utomo (50), warga sekitar Candi Prambanan, mengatakan ledakan itu mengagetkan warga. Awalnya dikira bukan kembang api karena cukup besar.

"Dikira bukan kembang api karena kerasnya dentuman sehingga keluar rumah. Kaca sampai bergetar," kata dia.

Setelah keluar rumah, warga baru mengetahui ada yang menyulut kembang api. Ia menuturkan baru kali ini ledakan kembang api cukup besar.

"Baru kali ini, biasanya jika ada acara tidak sebesar ini suaranya. Tidak ada kerusakan rumah, saya sempat merekam mungkin lebih dari lima kali. Jadi bukan di dalam taman wisata candi Prambanan, di sebelah timurnya. Suaranya sampai Kalasan (Sleman)," ungkap Utomo.

Menurut Kepala Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Raksono, ledakan tersebut merupakan suara kembang api. Kembang api itu untuk acara pengambilan foto dan video prewedding.

"Itu acara pengambilan foto dan video prewedding. Arahnya ke taman (taman wisata candi Prambanan), tapi sebenarnya di luar," katanya.

Lokasi peluncuran kembang api, sebut Raksono, awalnya hendak di dekat futsal timur TWC di RT 19 Desa Tlogo. Namun karena padat penduduk dikomplain.

"Dikomplain warga ternyata pindah ke utara di dekat Mandala wisata, di lahan kosong. Tidak ada laporan kerusakan," terang Raksono.

Kegiatan tersebut, lanjut Raksono, sudah berizin dan saat kegiatan diawasi aparat keamanan di lokasi. Namun tidak disangka ledakannya besar. "Dikira kecil seperti biasa, ternyata suaranya besar," imbuhnya.

Kapolsek Prambanan, AKP Nyoto membenarkan ledakan itu dari kembang api. Kembang api acara prewedding untuk pengambilan foto dan video.

"Itu untuk prewedding ambil foto dan video. Saat kegiatan juga diawasi, semua sesuai prosedur dan aturan yang ada," terang Nyoto saat dihubungi ponselnya.

Pengelola Candi Prambanan Buka Suara

Leonardus Adityo Nugroho, General Manager Prambanan & Ratu Boko buka suara terkait informasi mengenai suara kembang api di sekitar kawasan Candi Prambanan pada Rabu (24/6) pukul 21.00 WIB.

"Dapat kami sampaikan bahwa penyalaan kembang api tersebut tidak dilakukan di area operasional Candi Prambanan (Zona 2)," terang Leonardus.

Penyalaan kembang api itu berlokasi di luar area Candi Prambanan, tepatnya di area RT 25 Desa Tlogo, Prambanan, Klaten.

"Berdasarkan informasi yang kami terima, kegiatan tersebut telah berkoordinasi dengan warga desa setempat dan sudah memperoleh perizinan dari pihak berwenang. PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko senantiasa berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan, kenyamanan pengunjung, masyarakat sekitar, serta kelestarian kawasan cagar budaya," tutup dia.

Wahyu Setyo Widodo
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.