Kronologi Dewi Soekarno Jalani Sidang Penyerangan di Jepang, Diduga Lempar Gelas ke Karyawan hingga Akui Menyesal!
Widy Hastuti Chasanah June 26, 2026 07:34 AM

Grid.ID - Kabar mengejutkan datang dari Istri keenam Presiden pertama Indonesia Soekarno, Dewi Soekarno. Bagaimana tidak, Dewi Soekarno dikabarkan menjalani sidang kasus dugaan penyerangan terhadap bawahannya di Jepang.

Adapun sidang perdana itu digelar di Pengadilan Negeri Tokyo pada Selasa, 23 Juni 2026. Dalam sidang itu, Dewi secara umum mengakui tuduhan menyerang dua wanita di dua lokasi di Tokyo.

Di hadapan majelis hakim, Dewi Soekarno menunjukkan penyesalan atas tindakan yang dituduhkan kepadanya. Lantas bagaimana kronologi Dewi Soekarno jalani sidang penyerangan di Jepang? Simak penjelasannya.

Kronologi Dewi Soekarno Jalani Sidang Penyerangan di Jepang

Istri Presiden pertama Indonesia Soekarno, Dewi Soekarno baru-baru ini menjalani persidangan atas kasus kekerasan terhadap asisten dan manajernya, Selasa (23/6/2026).

Berdasarkan surat dakwaan dan dokumen lainnya, terdakwa Dewi diduga melemparkan handuk basah, gelas sampanye, dan barang-barang lain yang ada di atas meja ke arah seorang karyawan wanita (A) dari agensi bakat yang dipimpinnya di sebuah restoran di Distrik Shibuya, Tokyo pada 13 Februari 2025,

Tak hanya itu, di tahun yang sama pada 28 Oktober, Dewi Soekarno diduga meninju dan menendang seorang wanita (B) yang saat itu menjadi manajernya di sebuah rumah sakit hewan di Distrik Shibuya.

Kedua tuduhan penyerangan tersebut dipicu dari permasalahan hewan peliharaan "anjing," yang sangat disayangi oleh Terdakwa Dewi. Penyerangan terhadap A disebut terjadi karena keduanya bertengkar mengenai konsumsi daging anjing.

Dewi mengakui melempar handuk basah dan sumpit, tetapi membantah melempar gelas sampanye kepada A,

"Saya tidak ingat dengan jelas, tetapi saya rasa saya tidak melempar gelas sampanye," ucapnya dilansir Kompas.com.

Sementara itu, penyerangan terhadap B terjadi di sebuah rumah sakit hewan tempat ia menitipkan anjing kesayangannya. Diakui Dewi, saat itu ia sedang sedih karena anjing peliharaanya baru saja mati.

Namun, ia mengatakan bahwa ia tidak memiliki gagasan yang jelas bahwa ia telah menyerang wanita itu.

"Saya mungkin telah mendorong dadanya atau menepis tangannya."

Kuasa Hukum Dewi Soekarno Buka Suara

Dalam sidang perdana itu, kuasa hukum Dewi Soekarno tidak secara tegas membantah sebagian besar dakwaan yang disampaikan oleh pihak penuntut.

"Ada beberapa poin yang samar dalam ingatannya, tetapi kami tidak akan secara aktif membantahnya," ujar kuasa hukum Dewi sebagaimana dikutip dari media Jepang, Yahoo Japan.

Sementara itum, Dewi Soekarno juga mengaku menyesal atas tindakan yang dituduhkan kepadanya. Menurutnya, tindakan yang ia lakukan cukup kekanak-kanakan.

"Saya cenderung mudah marah, seperti pemanas air, dan saya melempar barang secara refleks," kata Dewi Soekarno.

"Saya menyesal bahwa itu adalah tindakan kekanak-kanakan," ujarnya.

Sejak kasusn itu muncul, sejumlah penampilan televisi Dewi Soekarno, iklan, dan ceramahnya telah dibatalkan. Kerugian diperkirakan sekitar 90 juta yen (Rp 9,9 miliar).

Demikianlah kronologi Dewi Soekarno jalani sidang penyerangan di Jepang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.