Penyebab Kebakaran di Medan Denai, Penjelasan Kapolsek Medan Area
Salomo Tarigan June 26, 2026 08:09 AM

 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kebakaran menghanguskan 5 rumah  di kawasan padat penduduk, Jalan Denai Gang Drom, Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Kamis (25/6/2026)

Kepolisian menyelidiki penyebab musibah kebakaran tersebut.

Kapolsek Medan Area, AKP M. Ainul Yaqin melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Khairul Fajri Lubis, mengatakan bahwa sejumlah personelnya masih bersiaga di lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Belum diketahui penyebab kebakaran itu, kami masih menyelidiki kasus tersebut," ucap Iptu Khairul Fajri Lubis saat dikonfirmasi awak media.

Pemilik Rumah Cuma Bisa Menangis Histeris

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran hebat melanda pemukiman padat di Jalan Denai tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

Amatan Tribun-medan.com di lapangan, gumpalan asap berwarna hitam pekat membumbung tinggi disertai kobaran api yang membara.

Banyaknya material bangunan yang mudah terbakar di dalam rumah membuat api dengan cepat menjalar luas dan menghanguskan seluruh isi bangunan dalam sekejap.

Pemilik rumah hanya bisa menangis histeris dan tak kuasa menahan kesedihan menyaksikan tempat tinggal yang sudah lama mereka tempati habis dilalap si jago merah.

Sebelum petugas tiba, warga sekitar sempat bergotong-royong menyiramkan air dengan alat seadanya.

Namun, upaya darurat tersebut tidak membuahkan hasil karena amukan api justru terus membesar.

Warga kemudian langsung berinisiatif menghubungi pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan.

Gang Sempit Susah Ditembus Armada Mobil Damkar

Tak berselang lama setelah dihubungi, armada petugas pemadam kebakaran akhirnya tiba di lokasi.

Karena objek yang terbakar berada di dalam gang sempit, petugas sempat mengalami kendala dan terpaksa menarik selang panjang untuk menjangkau titik api.

Petugas kemudian menyemprotkan air secara intensif ke area terdampak serta mengisolasi bangunan di sekitarnya guna mencegah perambatan api ke rumah warga lainnya.

Setelah kurang lebih satu jam berjibaku dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah.

Kendati tidak ada laporan korban jiwa, kedua rumah tersebut dilaporkan hangus total tanpa menyisakan barang berharga milik korban.

Dampak dari peristiwa ini, arus lalu lintas di sepanjang Jalan Denai sempat mengalami kemacetan panjang.

Hal ini lantaran sejumlah armada mobil pemadam kebakaran terpaksa harus terparkir di tengah jalan selama proses evakuasi dan pemadaman berlangsung.

Menghanguskan 5 Rumah

Adapun kebakaran di Medan Denai menghanguskan lima rumah.

Febry seorang ayah yang mendapat kabar rumah kontrakannya terbakar saat hendak mengurus KTP langsung bergegas kembali.

Sementara anak sulungnya tertidur pulas di ruang tamu.

Tanpa pikir panjang, ia pun langsung masuk ke dalam rumah.

Ia mengendong anaknya dengan membalut kain selimut dan bergegas ke luar rumah.

Baca juga: RTD Nagara Institute, Business Judgment Rule Cegah Kriminalisasi Keputusan Bisnis Direksi

Sementara itu, warga sekitar pun melakukan penyiraman air terhadap kobaran api tersebut dengan alat seadanya.

Banyaknya barang yang mudah terbakar di dua rumah itu membuat api semakin membesar sehingga menghanguskan seisi bangunan.

"Saat itu saya sedang mengurus KTP, tapi mendengar kabar ada kebakaran di rumah, saya langsung bergegas menuju ke rumah, pas pula anak pertama sedang tertidur di ruang tamu. Jadi keselamatan anak ku dulu," ucap Fabry dengan tatapan kosongnya, Kamis (25/6/2026).

Setelah menyelamatkan anak sulungnya, Febry mencoba menyelamatkan barang berharga miliknya, namun api yang marak itu membuat ia tak berdaya.

"Barang berharga kami enggak tertolong lagi, mau diselamatkan api sudah membesar, jadi engga bisa masuk lagi," ungkapnya. 

Baca juga: Pengakuan Calon Manajer Koperasi Merah Putih Dilatih Militer,Novia Sihotang dan 2 Rekannya Meninggal

(cr9/cr5/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.