Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PARUNG - Dunia pendidikan dasar kini dituntut untuk bergerak lebih cepat meninggalkan metode ceramah konvensional.
Menjawab tantangan tersebut, tim dosen UPN Veteran Jakarta (UPNVJ) turun langsung ke lapangan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) untuk menyuntikkan "amunisi" digital kepada para tenaga pendidik.
Mereka menggelar workshop interaktif bertajuk "Transformasi Digital Media Pembelajaran: Pemanfaatan Aplikasi Scratch untuk Meningkatkan Kompetensi Guru" yang berlangsung di SDN 01 Parung, Kabupaten Bogor.
Baca juga: Tanamkan Cinta Lingkungan, Tim PKM UPNVJ Ubah Sampah Menjadi Game di SDN 01 Parung Bogor
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendongkrak literasi digital guru demi menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.
Bukan sekadar menyimak materi di atas kertas, para guru SDN 01 Parung ditantang untuk langsung mempraktikkan pembuatan media ajar menggunakan Scratch, sebuah platform pemrograman visual berbasis blok besutan MIT Media Lab.
Melalui pendekatan learning by doing, para guru didampingi secara intensif untuk menyusun konten pembelajaran yang adaptif, visual, dan menyenangkan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing.
Ketua Tim PkM UPNVJ, Neny Rosmawarni, menegaskan bahwa penguatan kapasitas guru di tingkat sekolah dasar adalah investasi paling krusial bagi masa depan bangsa.
"Guru adalah ujung tombak pendidikan. Ketika kompetensi digital mereka meningkat, maka kualitas pembelajaran siswa pun akan ikut terangkat. Inilah investasi nyata untuk generasi penerus bangsa," ujar Neny, Kamis (25/6/2026).
Kehadiran tim akademisi UPNVJ ini disambut antusias oleh pihak sekolah. Kepala SDN 01 Parung, Boin Ibrahim, mengungkapkan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting bagi para guru untuk mendobrak pola mengajar lama yang cenderung monoton.
"Workshop ini membuka wawasan baru bagi para guru untuk keluar dari metode pembelajaran konvensional dan berani berinovasi menggunakan teknologi," kata Boin optimis.
Penguasaan teknologi di sektor pendidikan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan untuk membangun daya saing global.
Melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi ini, UPNVJ berkomitmen memberikan solusi konkret yang menyentuh langsung akar rumput.
Dengan bekal keterampilan baru ini, para guru di SDN 01 Parung diharapkan tidak hanya lebih percaya diri dalam mengajar, tetapi juga mampu memantik kreativitas dan daya kritis siswa sejak dini, modal utama untuk melahirkan generasi unggul di masa depan. (m38)