Tahanan Kasus Narkoba Titipan Kejari Pasuruan Kabur dari Rutan Bangil
Haorrahman June 26, 2026 10:39 AM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Seorang tahanan kasus narkotika titipan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan dilaporkan kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bangil pada Selasa (23/6/2026) siang. Hingga Jumat (26/6/2026), petugas gabungan masih melakukan pengejaran terhadap tahanan tersebut.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Pasuruan, Ferry Hary Ardianto, membenarkan bahwa tahanan yang melarikan diri merupakan tahanan titipan kejaksaan yang sedang menjalani proses hukum dalam perkara narkotika.

"Iya benar, yang bersangkutan merupakan tahanan titipan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan dalam perkara narkotika. Sesuai prosedur, setiap tahanan yang telah dilimpahkan kepada kejaksaan dititipkan di rumah tahanan," kata Ferry, Jumat (26/6/2026).

Ferry menjelaskan, proses pelimpahan dan penitipan tahanan telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Tahanan diantar menggunakan kendaraan khusus tahanan dengan pengawalan petugas kejaksaan bersama kepolisian.

Baca juga: Pemkab Pasuruan Bangun Kaderisasi Sepak Bola Lewat Liga Piala Bupati Antar Pelajar SMP

"Prosedur pengamanan sudah dijalankan sesuai ketentuan. Tahanan juga dalam kondisi diborgol saat proses pengiriman ke rutan," ujarnya.

Setelah menerima laporan mengenai kaburnya tahanan, Kejari Kabupaten Pasuruan langsung berkoordinasi dengan pihak Rutan Bangil dan aparat penegak hukum lainnya. Tim gabungan kemudian dibentuk untuk mempercepat proses pencarian.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan berharap yang bersangkutan bisa segera ditemukan serta diamankan kembali," tutur Ferry.

Baca juga: Pemkab Pasuruan Roadshow Sertifikasi Halal Gratis, Dorong UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Kabupaten Pasuruan, Ananta Rizal, mengungkapkan bahwa tahanan yang kabur berinisial AT, warga Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Menurut Ananta, informasi mengenai kaburnya AT diterima dari pihak Rutan Bangil tidak lama setelah kejadian berlangsung. Hingga kini, tim gabungan masih menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian tersangka.

"Saat ini tim gabungan masih bekerja melakukan pencarian. Kami berharap yang bersangkutan segera tertangkap agar proses hukum dapat dilanjutkan sebagaimana mestinya," kata Ananta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, AT diduga melarikan diri dengan memanjat tembok bagian dalam rutan sebelum melompati pagar pengaman. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan petugas maupun warga di sekitar Rutan Bangil.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.