Profil Marselino Siauta Bek PSM Makassar U-20, dari Pra PON Sulut Kini Tembus Timnas Indonesia
Sudirman June 26, 2026 02:21 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Profil Marselino Imanuel Pasha Siauta pemain PSM Makassar U-20 dipanggil seleksi Tim Nasional (Timnas) U-20 Indonesia.

Pemain akrab disapa Marselino masuk radar Pelatih Nova Arianto untuk training camp (TC) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat -Selasa (26-30/6/2026).

Nova Arianto mempersiapkan tim berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-20 pada 27 Agustus-6 September 2026 di Laos.

Marselino mendapatkan kesempatan unjuk gigi di Timnas U-20 Indonesia usai tampil cukup bagus mengawal pertahanan PSM U-20 di Elite Pro Academy (EPA) U-20 Super League 2025/2026.

Bek nomor punggung 177 ini tampil 15 laga  membela PSM U-20.

Ia membukukan 16 intersepsi, 61 sapuan dan 12 tekel.

Baca juga: Brasil vs Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Duel Negara Asal Pemain Asing PSM Makassar

Statistik ini mengindikasikan Marselino cenderung andalkan positioning dan kemampuan pembacaan permainan untuk mematikan lawannya.

Namun, siapa sebenarnya Marselino?

Marselino lahir 10 November 2007, usianya masih 18 tahun.

Dia lahir di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).

Kota Bitung berjarak 45 kilometer dari Kota Manado, Ibu Kota Provinsi Sulut.

Pendidikan ditempuh di kota berjuluk Kota Cakalang ini.

Marselino lulus di sekolah dasar (SD) Danowudu. Kemudian ke sekolah menengah pertama (SMP) 5 Bitung, terakhir di sekolah menengah atas (SMA) 4 Bitung.

Perjalanan karier sepak bola Marselino cukup menarik. Lantaran  tanpa pendidikan formal sekolah sepakbola (SSB).

Ia memulai kariernya di dunia sepak bola belum lama ini. Berawal dari seleksi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON).

Setelah lulus SMA, dia mengikuti seleksi Pra PON sepak bola putra Sulut.

Awalnya, cuma coba-coba, bahkan ia kurang paham posisi.

Namun, dirinya terus belajar dan masuk skuad Pra PON Sulut.

“Awalnya saya hanya mau coba ikut, padahal saya baru saja main bola pada saat itu. Saya tidak tahu posisi-posisinya, tapi saya belajar terus hingga bisa,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (26/6/2026).

Dari situ, Marselino memutuskan serius menggeluti si kulit bundar.

Ia merasa sepak bola adalah fashionnya, apalagi didukung penuh oleh orang tuanya.

“Mungkin ini adalah rezeki saya untuk menjadi pemain sepak bola dan juga dukungan dari orang tua saya untuk jalan yang telah saya pilih,” sebutnya.

Dari skuad Pra PON Sulut, Marselino mendapat panggilan bergabung PSM U-20.

Ia menuturkan, awal bisa berseragam Ramang Muda dari laga uji coba antara tim Pra PON Sulut melawan salah satu klub Liga 4 Manado.

Rupanya, pertandingan tersebut dipantau langsung oleh Direktur Teknik Akademi PSM Makassar yang juga Pelatih PSM U-20 Akbar Rasyid.

Usai pertandingan, Marselino diperkenalkan dengan Akbar Rasyid.

Pasca pertemuan tersebut, dia mendapat panggilan bergabung ke PSM U-20 untuk EPA U-20 musim lalu.

“Tiga hari kemudian saya disuruh ke Makassar bergabung dengan tim EPA PSM U-20. Sekira Januari 2026,” tuturnya.

Diakuinya banyak pengalaman berharga diperoleh selama tampil di EPA.

Hal ini membuatnya semakin termotivasi untuk geluti sepak bola.

“Saya mendapatkan banyak pengalaman dan banyak masukan dari coach. Banyak motivasi diberikan oleh coach,” tuturnya.

Kini, perlahan tapi pasti Marselino menapak kariernya.

Dia mendapat kesempatan seleksi Timnas U-20 Indonesia untuk persiapan Kualifikasi Piala Asia U-20.

Ia pun sangat senang mendapat kesempatan tersebut. Ia akan membuktikan bahwa dirinya layak membela Merah-Putih.

“Saya persiapkan fisik dengan baik untuk ikut seleksi,” katanya.

Selain itu, berbagai masukan didapatkannya dari tim pelatih PSM U-20.

Marselino disarankan untuk selalu semangat dan pantang menyerah selama mengikuti seleksi empat hari.

Ia tak akan mengecewakan pelatih. Kerja keras dan usaha gigih akan ditunjukkan demi mendapat satu tempat utama.

Walau persaingan merebut posisi inti di Timnas U-20 Indonesia tak mudah.

“Untuk persaingan saya lihat cukup bagus Saya tetap berusaha semaksimal mungkin (bisa tembus Timnas U-20 Indonesia),” ucapnya.

Bagi Marselino, membela Timnas U-20 Indonesia adalah impiannya sejak kecil.

Olehnya itu, kesempatan diberikan tak akan disia-siakan.

“Saya menargetkan masuk Timnas U-20 karena itu adalah impian saya pada saat masa kecil untuk masuk Timnas,” tegasnya.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.