Kredit Perbankan di Sulut Triwulan II 2026 Tumbuh 6,9 Persen, OJK: Kepercayaan Masyarakat Tinggi 
Dewangga Ardhiananta June 26, 2026 02:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tingkat kepercayaan masyarakat kepada industri jasa keuangan khususnya perbankan di Sulawesi Utara (Sulut) tetap tinggi. 

Hal ini tercermin dari tren pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) maupun kredit tersalur pada triwulan II 2026.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sulut Gorontalo (OJK Sulutgo), Robert HP Sianipar menjelaskan, Dana Pihak Ketiga di Sulawesi Utara dan Gorontalo masing-masing meningkat 8,01 persen (YoY) dan 6,92 persen (YoY) pada tiga bulan pertama tahun ini. 

"Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan di Sulut Gorontalo," ujar Sianipar dalam media update di NDC Resort, Kamis 25 Juni 2026 sore. 

Sejalan dengan itu, pada penyaluran kredit, Provinsi Sulawesi Utara mencatatkan pertumbuhan kredit 6,97 persen (YoY).

Sedangkan Provinsi Gorontalo mengalami kontraksi sebesar 1,93 persen (YoY). 

Kata Sianipar, hal ini mencerminkan  bahwa intermediasi di sektor perbankan masih terjaga. 

Namun demikian NPL di Provinsi Sulut dan Gorontalo masing-masing sebesar 2,93 persen dan 4,74 persen.

Walaupun rasio NPL  masih terjaga di bawah 5 opersen namun rasio tersebut lebih tinggi dari NPL Nasional yaitu 2,32 persen.

"Hal ini menunjukkan risiko kredit di kedua provinsi dinilai cukup tinggi. Karena itu perbankan kami minta terus mengkonsolidasikan kinerja sehingga bisa meningkatkan produktivitas dan menjaga keandalan dan kualitas pembiayaannya," ujarnya lagi. 

Terkait itu, dalam upaya meningkatkan kemampuan permodalan perbankan, OJK telah mendorong  penyelesaian program konsolidasi sehingga pada TW II tahun 2026.

Di mana, terdapat tiga BPR  yang telah menyelesaikan konsolidasi penggabungan dengan BPR lain di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan BPR di Provinsi Banten.

(Tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.