Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Keterlibatan seorang ayah dalam pendidikan anak kini bukan lagi sekadar urusan domestik yang bisa dilewatkan.
Belakangan, gerakan "Ayah Ambil Rapor Anak" gencar disuarakan untuk mendorong para kepala keluarga lebih peduli pada tumbuh kembang sang buah hati di sekolah.
Pengalaman manis dan penuh haru ini baru saja dirasakan langsung oleh seorang ayah bernama Yudi Ardian (40).
Baca juga: Dosen UPNVJ Latih Guru di Bogor Bikin Media Belajar Interaktif Lewat Aplikasi Scratch
Yudi, yang menyempatkan diri hadir di tengah kesibukannya, mengaku sangat menikmati momen berharga tersebut.
Baginya, datang ke sekolah bukan sekadar menerima lembaran nilai, melainkan sebuah bentuk kontribusi nyata dan dukungan emosional bagi anak.
"Ternyata cukup menyenangkan ya. Anak-anak juga senang melihat ayahnya datang dan ikut hadir. Artinya, ada kontribusi dari ayah, bukan cuma ibunya saja yang memperhatikan," ujar Yudi dengan wajah berseri-seri saat ditemui usai pembagian rapor, Jumat (26/6/2026).
Kejutan di Ruang Kelas
Yudi memiliki dua anak yang menempuh pendidikan di sekolah yang sama, yaitu di SD IT Rahmaniyah 1, Cilodong, Kota Depok.
Anak pertamanya kini bersiap naik ke kelas 6, sementara si bungsu akan memasuki kelas 2 SD.
Sebelum rapor diberikan, pihak sekolah rupanya memberikan kejutan yang membuat Yudi tak henti-hentinya berdecak kagum.
Setiap siswa diminta untuk melakukan presentasi langsung di depan orang tua mereka untuk menunjukkan hasil belajar selama satu semester.
Melihat keseharian anak-anaknya di rumah yang tampak biasa saja, bermain dan belajar secukupnya, Yudi mengaku sama sekali tidak menyangka akan melihat pemandangan yang begitu luar biasa di sekolah.
"Wah, jujur enggak nyangka ya! Kebetulan kan ini sekolahnya bilingual, jadi mereka presentasi harus pakai bahasa Inggris,” ujarnya.
“Wah, bapaknya aja enggak bisa nih, eh anaknya bisa! Ada kebanggaan sendiri sih di situ," sambungnya.
Momen berharga ini juga membuka mata Yudi akan besarnya perjuangan para guru di sekolah dalam mendidik anak-anaknya.
Ia merasa kerja keras pihak sekolah terbayar tuntas saat melihat lompatan besar dalam tumbuh kembang buah hatinya.
Lebih dari itu, kehadiran seorang ayah saat pembagian rapot ternyata menjadi suntikan rasa percaya diri yang luar biasa bagi sang anak.
Ada binar kebanggaan yang terpancar dari wajah anak-anak Yudi saat mereka bisa memamerkan pencapaiannya.
"Ada kenaikan nilai, dan itu jadi kayak ada kebanggaan sendiri buat anak. Mereka seolah menunjukkan, 'Ini loh kemampuanku, sudah sampai segini loh,' ke orang tuanya," tutupnya.
Melalui cerita Yudi, gerakan "Ayah Ambil Rapor" membuktikan bahwa kehadiran figur ayah di sekolah bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah momen emas untuk merayakan setiap jengkal pertumbuhan sang anak.
Walikota Dukung Gemar dan Gamas
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.3/ 362 /DP3AP2KB/2026 Tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).
Kebijakan ini ditandatangani Wali Kota Depok Supian Suri per Tanggal 18 Juni 2026.
Adapun SE ini dikeluarkan, menindaklanjuti SE Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Nomor: 17 Tahun 2026 Tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) dalam rangka mendukung program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), dengan tujuan untuk menguatkan peran ayah dalam pengasuhan, pendidikan karakter, serta pendampingan tumbuh kembang anak.
Dalam SE tersebut, terdapat poin-poin yang disampaikan, antara lain, seluruh komponen masyarakat, aparatur pemerintah, karyawan swasta di wilayah Kota Depok yang memiliki anak usia Sekolah diimbau untuk untuk mengambil rapor anak ke sekolah pada waktu penerimaan rapor akhir semester dimulai pada bulan Juni 2026.
Tak hanya itu, surat edaran ini juga menghimbau para ayah mengantar anak di hari pertama sekolah di awal semester dimulai bulan Juli 2026.
Anak usia sekolah yang dimaksud dalam gerakan ini adalah anak usia sekolah pada Pendidikan Anak Usia Dini, jenjang Pendidikan Dasar dan jenjang Pendidikan Menengah.
Pelaksanaan gerakan ayah mengambil rapor anak ke sekolah dan gerakan ayah mengantar anak di hari pertama sekolah dilaksanakan pada bulan Juni 2026 dan Juli 2026, dengan menyesuaikan jadwal di sekolah masing-masing.
Dalam surat itu, disebutkan juga pimpinan Instansi Pemerintah/Swasta agar dapat memberikan dispensasi sesuai ketentuan masing-masing Instansi Pemerintah/Swasta kepada ayah yang melakukan gerakan ayah mengambil rapor ke sekolah dan gerakan ayah mengantar anak di hari pertama sekolah.
Diharapkan juga bagi para Ayah untuk dapat mengunggah foto atau video ke Platform Instagram dengan menggunakan Tagar #GATI dan #sekolahbersamaayah, serta menandai akun Instagram @kemendukbangga/BKKBN, @dithanrembkkbn dan @gatikemendukbangga dan akan dilakukan penilaian oleh Kemendukbangga/BKKBN. (m38)