J-20 Mighty Dragon Jet Siluman Pesaing F-35 Beraksi, Washington Kelabakan Tak Bisa Dideteksi Radar
valencia frida varendy June 26, 2026 02:42 PM

- China memamerkan teknologi militer terbarunya pesawat tempur siluman J-20 Mighty Dragon.

Pesawat tempur generasi kelima ini kini dinilai menjadi salah satu pesaing utama F-35 Lightning II milik Amerika Serikat.

Bahkan, kemampuan siluman J-20 disebut membuat radar pesawat peringatan dini E-3 Sentry milik Angkatan Udara AS kesulitan mendeteksinya.

J-20 dikembangkan Chengdu Aircraft Corporation dan resmi memperkuat Angkatan Udara China sejak 2017.

Pesawat ini memiliki panjang lebih dari 20 meter dengan bentang sayap sekitar 13,5 meter.

Ukurannya yang besar memungkinkan J-20 membawa bahan bakar lebih banyak sekaligus menyimpan persenjataan di ruang senjata internal.

Meski begitu, J-20 masih efektif untuk mempertahankan karakteristik silumannya.

China kini menggunakan mesin WS-10C buatan dalam negeri, sembari mengembangkan mesin WS-15 yang diproyeksikan mampu membuat J-20 terbang supersonik tanpa afterburner.

Kecepatan maksimumnya diperkirakan mencapai Mach 2 atau lebih dari 2.100 kilometer per jam.

J-20 juga dibekali radar AESA, sensor inframerah, sistem elektro-optik, hingga data link yang memungkinkan pertukaran informasi secara real time di medan tempur.

Dalam persenjataan, pesawat ini mampu membawa rudal udara ke udara jarak jauh PL-15, rudal PL-10, serta berbagai amunisi presisi di ruang senjata internal.

Sejumlah analis memperkirakan China kini mampu memproduksi 100 hingga 120 unit J-20 setiap tahun.

Jumlah tersebut menjadikan J-20 sebagai salah satu program pesawat tempur siluman dengan laju produksi tercepat di dunia.

Baca juga beirta terkait di sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.