SPMB SD di Bangka Selatan Rampung, Penerimaan SMP Berjalan Sesuai Jadwal
Ardhina Trisila Sakti June 26, 2026 03:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Bangka Selatan dipastikan berlangsung lancar.

Seluruh tahapan penerimaan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) telah selesai, sementara proses pendaftaran jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih berjalan sesuai jadwal. Hingga kini belum menemukan kendala berarti, baik dari sisi aplikasi maupun jaringan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Anshori mengatakan pelaksanaan SPMB secara umum berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Untuk jenjang SD, seluruh proses penerimaan telah selesai. Tinggal menunggu pengumuman hasil dari masing-masing jalur seleksi. Saat ini sekolah hanya menyelesaikan proses verifikasi data peserta didik yang telah dinyatakan diterima.

“Pelaksanaan SPMB untuk sampai dengan hari ini, Alhamdulillah masih berjalan lancar,” ujar dia kepada Bangkapos.com, Jumat (26/6/2026).

Anshori menjelaskan penerimaan peserta didik jenjang SD dilakukan melalui jalur domisili, mutasi, dan afirmasi. Seluruh tahapan pada ketiga jalur tersebut telah rampung sehingga sekolah tinggal menyelesaikan administrasi akhir sebelum memasuki tahun ajaran baru. Pihaknya kini mulai melakukan rekapitulasi hasil penerimaan dari seluruh sekolah dasar di Kabupaten Bangka Selatan.

Sementara pelaksanaan SPMB jenjang SMP masih berlangsung secara bertahap sesuai jalur penerimaan. Jalur afirmasi dan mutasi dibuka pada 22-24 Juni 2026, kemudian dilanjutkan jalur prestasi pada 25 sampai 26 Juni 2026. Selanjutnya jalur domisili dijadwalkan berlangsung mulai 27 hingga 30 Juni 2026.

“Untuk jalur domisili baru akan dimulai besok,” kata Anshori.

Meski seluruh kuota penerimaan SD secara umum telah terpenuhi, masih terdapat beberapa sekolah yang memiliki sisa kuota, terutama pada jalur afirmasi. Di sisi lain, ada pula sekolah yang jumlah pendaftarnya melebihi daya tampung yang tersedia. Kondisi tersebut masih dalam proses evaluasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menentukan langkah selanjutnya.

Pemerintah daerah masih melakukan rekapitulasi data penerimaan dari seluruh sekolah sebelum menetapkan kebijakan terhadap kuota yang belum terpenuhi maupun sekolah yang kelebihan pendaftar.

Hasil rekap tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan distribusi peserta didik ke sekolah lain yang masih memiliki daya tampung. Proses tersebut dilakukan agar seluruh calon peserta didik tetap memperoleh kesempatan bersekolah.

“Kita lagi merekap hasil dari penerimaan karena sudah ditutup. Jadi kita masih menunggu hasil rekap secara keseluruhan dari sekolah-sekolah, kita berikan waktu. Nanti kita akan coba uji kembali seperti itu,” tuturnya.

Ia menegaskan sekolah yang belum memenuhi kuota tidak harus memaksakan jumlah peserta didik sesuai daya tampung apabila jumlah pendaftar memang terbatas.

Sebaliknya, apabila terdapat sekolah yang menerima pendaftar melebihi kuota, maka calon peserta didik akan diarahkan ke sekolah terdekat yang masih memiliki daya tampung. Kebijakan tersebut dilakukan agar pemerataan peserta didik tetap berjalan sesuai ketentuan.

Anshori memastikan seluruh tahapan SPMB hingga kini berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti. Sekolah-sekolah diminta aktif membantu masyarakat, terutama orang tua calon peserta didik, dalam proses pendaftaran agar tidak mengalami kesulitan. Pendampingan tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh proses penerimaan berjalan lancar hingga selesai.

“Alhamdulillah, SPMB berjalan lancar. Karena pihak sekolah sudah kami sampaikan untuk membantu orangtua, memberikan informasi yang sebaik-baiknya kepada orang tua untuk proses pendaftaran,” pungkas Anshori.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.