TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Melanie, kakak ipar YTR, korban penyekapan dan penganiayaan yang diduga dilakukan Taufik Hidayat, mengaku belum menerima informasi terkait rencana operasi wajah atau bedah plastik bagi korban.
Namun, jika kabar tersebut benar, keluarga meyakini YTR akan menyambutnya dengan senang hati.
Melanie mengatakan, hingga saat ini dirinya belum mendapatkan informasi mengenai tawaran operasi wajah yang disebut berasal dari Kementerian Kesehatan. Menurutnya, informasi tersebut juga kemungkinan belum diterima langsung oleh korban.
"Belum, saya belum dapat informasi ke situ sih. Mungkin kalau suami saya lebih tahu ya masalah itu, kalau ke saya sih belum ada," ujar Melanie, Jumat (26/6/2026).
Saat ditanya apakah YTR sudah mengetahui rencana tersebut, Melanie juga menyebut belum ada pembicaraan terkait hal itu dengan korban.
"Belum kayaknya. Belum kok," katanya.
Meski demikian, Melanie memastikan korban akan menerima dengan senang hati, apabila nantinya benar ada tawaran operasi wajah untuk memulihkan kondisi fisiknya pasca mengalami penyiksaan.
"Pasti pasti, pasti senang sih. Biar ini, Vitanya juga kembali percaya diri ya," ucapnya.
Di tengah proses pemulihan, kondisi YTR disebut terus menunjukkan perkembangan positif. Korban yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, kini sudah mulai mampu beraktivitas secara bertahap.
“Alhamdulillah sih mendingan, sekarang membaik. Sudah bisa apa duduk, belajar jalan juga kemarin. Mendingan sih,” katanya.
Menurut Melanie, selama menjalani perawatan banyak tokoh dan pejabat yang datang memberikan perhatian kepada korban.
"Alhamdulillah sih Vitanya senang, banyak yang peduli. Alhamdulillah semoga jadi berkah katanya, buat kita sekeluarga," katanya.
Terkait penanganan medis, Melanie menjelaskan YTR belum menjalani operasi. Tindakan yang sudah dilakukan sejauh ini baru berupa pembersihan luka akibat infeksi.
"Kemarin ini doang, apa pembersihan luka-luka yang infeksi," katanya.
Melanie menambahkan, korban sempat direncanakan pulang sementara dari rumah sakit, sebelum menjalani tindakan lanjutan. Namun hingga kini belum ada kepastian mengenai jadwal kepulangan tersebut.
"Kemarin bilangnya hari ini, tapi belum ada kabar juga, kayaknya nggak jadi deh," ucapnya.
Menurut Melanie, operasi lanjutan baru akan dilakukan setelah kondisi luka dan infeksi yang dialami korban membaik.
"Nanti kalau misalnya luka-luka yang infeksinya sudah mulai membaik baru lanjut ke operasi, entah bibir dulu atau hidung dulu kemarin saya lupa," katanya.