Legislator Balangan Dukung Pelestarian Tradisi Maiwak di Desa Inan, Berpotensi jadi Wisata Besar
Irfani Rahman June 26, 2026 04:51 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Tradisi menangkap ikan atau dikenal sebagai Maiwak yang digelar di Sungai Kali Maraup, Desa Inan, Kecamatan Paringin Selatan, berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. 

Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya menjadi ajang hiburan rakyat, tetapi juga memiliki nilai budaya dan potensi wisata yang besar bagi Kabupaten Balangan.

Anggota DPRD Kabupaten Balangan sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Hafis Anshari, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Balangan.

Menurut Hafis, Maiwak merupakan tradisi turun-temurun yang perlu terus dilestarikan karena menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarwarga.

“Kami sangat bersyukur kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar dan mendapat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. Ini menunjukkan bahwa tradisi warisan leluhur masih dicintai dan layak untuk terus dilestarikan,” ujarnya, Jumat (26/6/2026)

Hafis berharap tradisi Maiwak dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan masuk dalam kalender wisata budaya Kabupaten Balangan. 

Melalui dukungan berbagai pihak, kegiatan tersebut diyakini mampu menjadi daya tarik wisata yang dapat mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah.

Menurut Hafiz, apabila dikelola dengan baik, Maiwak tidak hanya menjaga kelestarian budaya lokal, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang setempat.

“Harapan kami, Maiwak di Sungai Kali Maraup dapat semakin dikenal luas, menarik wisatawan dari luar daerah, dan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, pedagang, serta masyarakat Desa Inan secara umum. Semoga tradisi ini terus terjaga dan menjadi kebanggaan masyarakat Balangan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Hafis juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Balangan, Abdul Hadi beserta jajaran pemerintah daerah, seluruh panitia, tokoh masyarakat, serta warga yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan hingga berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Dengan tingginya partisipasi masyarakat, tradisi Maiwak diharapkan dapat terus berkembang sebagai salah satu ikon budaya dan wisata daerah yang membanggakan Kabupaten Balangan.

Sebagaimana diketahui, tradisi Maiwak ini berlangsung dua tahun sekali di Desa Inan, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan. 

Masyarakat diperbolehkan menangkap ikan menggunakan alat tradisional dan menghasilkan ikan sebanyak mungkin. 

Di luar agenda Maiwak, warga setempat tidak diperbolehkan menangkap ikan di lokasi tersebut. Sehingga setiap tahunnya, ikan tumbuh besar dan menjadi pesta tangkap ikan rutin yang dilaksanakan oleh pihak desa.(aol)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.