WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Selebritis Deddy Corbuzier mengaku menyambut baik kehadiran donat gandum dari Humble Baker.
Sebab, donat gandum dinilai lebih sesuai dengan gaya hidup sehat yang selama ini dijalaninya.
Hal tersebut diungkapkan Deddy saat menghadiri peluncuran donat gandum Humble Baker di kawasan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026).
Baca juga: Deddy Corbuzier Mesra Dengan Mantan Istri Usai Digugat Cerai
Deddy menjelaskan, ia terbiasa menghitung asupan kalori, gula, dan nutrisi harian sehingga jarang mengonsumsi makanan manis seperti donat.
“Saya biasanya ngukur kalori, ngukur gula, dan sebagainya. Jadi jarang sekali makan donat. Paling seminggu sekali atau bahkan sebulan sekali,” ujarnya.
Namun, lanjut Deddy, donat berbahan gandum memberikan rasa bersalah yang lebih kecil dibandingkan donat pada umumnya.
“Kalau ada donat dari gandum, rasa bersalahnya lebih berkurang. Bukan berarti ini makanan sehat sepenuhnya, tetapi lebih ke less guilty. Jadi makan dengan rasa bersalah yang lebih sedikit,” katanya.
Baca juga: Setelah Digosipkan dengan Deddy Corbuzier, Riyuka Bunga Tegaskan Belum Mau Menikah Lagi
Deddy menyatakan bahwa pola makan sehat tetap harus dijaga secara keseluruhan.
Meski demikian mengonsumsi makanan yang lebih sehat tidak akan memberikan manfaat jika diimbangi dengan pola makan yang buruk sepanjang hari.
“Berani enggak makan donat ini tiap hari? Berani. Tapi yang enggak boleh itu habis makan donat, siangnya makan makanan tinggi kalori lagi, lalu ditutup minuman manis. Itu yang enggak boleh,” ujarnya.
Azka Corbuzier menambahkan bahwa Ia juga bukan tipe orang yang mudah makan banyak. Namun, donat menjadi salah satu camilan yang disukainya.
“Kalau makanan biasa saya susah makan banyak. Tapi kalau donat, karena enak dan ukurannya kecil, bisa makan lebih banyak,” kata Azka.
Baca juga: Alasan Sabrina Chairunnisa Gugat Cerai Deddy Corbuzier, Singgung Kedamaian
Sementara itu, CEO Humble Baker Ibnu Pratama menjelaskan, donat gandum yang dikembangkan perusahaannya tetap melalui proses penggorengan, tetapi menggunakan minyak dengan spesifikasi khusus sehingga hasil akhirnya tidak terasa berminyak.
“Minyak tentu tetap ada karena donat digoreng. Tetapi kami menggunakan minyak dengan spesifikasi tertentu sehingga donat tidak terasa oily dan minyaknya lebih mudah turun setelah proses penggorengan,” ujar Ibnu.
Ia menambahkan bahwa pengembangan produk tersebut dilakukan dengan memperhatikan perhitungan nutrisi dan menyesuaikan tren gaya hidup sehat yang kini semakin berkembang di kalangan masyarakat.
Menurut Ibnu, perubahan gaya hidup masyarakat terlihat dari meningkatnya minat terhadap aktivitas olahraga seperti gym, lari, hingga padel.
“Sekarang orang sudah lebih peduli dengan kesehatan. Bahkan tren anak muda berubah, dari nongkrong menjadi olahraga. Orang sekarang lebih bangga menunjukkan aktivitas lari, gym, atau padel. Karena itu kami ingin menghadirkan produk yang tetap nikmat tetapi lebih sesuai dengan gaya hidup sehat,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan Nada Tarina Putri, yang menilai generasi muda kini semakin sadar pentingnya menjaga pola hidup sehat tanpa harus mengorbankan kenikmatan makanan.