WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Di tengah pesatnya perkembangan industri kreator digital, bermain game kini bukan lagi sekadar aktivitas untuk mengisi waktu luang.
Bagi sebagian orang, hobi tersebut bahkan mampu menjadi profesi yang menghasilkan pendapatan besar sekaligus membuka jalan menuju popularitas.
Salah satu sosok yang membuktikan hal tersebut adalah Sopiyan, kreator konten asal Lampung yang dikenal dengan nama King Zilong.
Berawal dari kecintaannya terhadap game Mobile Legends, King Zilong berhasil membangun karier sebagai kreator gaming dengan jutaan pengikut di berbagai platform media sosial.
Baca juga: Konten Kreator Nova Nayla Bongkar 10 Cara Cegah Anak Tantrum Saat Liburan Sekolah
Perjalanannya menjadi bukti bahwa peluang di era digital terbuka lebar bagi siapa saja yang mau belajar, konsisten, dan berani memanfaatkan teknologi.
Saat ini, akun TikTok @yanz_kingzilong telah diikuti sekitar 1,2 juta followers, sementara kanal YouTube @king_zilong_1 berhasil mengumpulkan sekitar 1,28 juta subscribers.
Tak hanya itu, akun Instagram @yanz_kingzilong juga memiliki sekitar 47 ribu followers yang mengikuti aktivitasnya sebagai kreator konten gaming.
Baca juga: Gandeng Konten Kreator Tampan Asal Turki, Dinar Candy Tegaskan Hanya Sebatas Rekan Kerja
Namun, siapa sangka, jauh sebelum dikenal sebagai kreator Mobile Legends, kehidupan King Zilong sangat berbeda.
Kesuksesan yang diraihnya hari ini merupakan hasil dari perjuangan panjang yang dimulai sejak masih duduk di bangku sekolah.
Berjuang Sejak Remaja Demi Membeli Sebuah Handphone
King Zilong yang lahir di Bandar Dalam pada 3 Juni 2000 tumbuh dalam keluarga sederhana.
Ketika sebagian besar teman seusianya menghabiskan waktu setelah pulang sekolah untuk bermain, ia justru memilih berkeliling menjajakan gorengan.
Aktivitas tersebut dijalaninya pada tahun 2017. Hampir setiap sore, ia membawa dagangan dan berkeliling dari satu tempat ke tempat lain. Uang hasil berjualan tidak digunakan untuk membeli barang-barang konsumtif, melainkan disimpan sedikit demi sedikit.
Baca juga: Pernah Diremehkan, Konten Kreator Widiyani Syahputri dari Medan Kini Sukses Jadi Influencer
Targetnya hanya satu, yakni memiliki sebuah handphone hasil kerja kerasnya sendiri.
“Waktu itu saya tidak ingin terus bergantung kepada orang tua. Saya berpikir kalau ingin punya HP, saya harus berusaha sendiri,” ujar King Zilong.
Baginya, handphone bukan sekadar alat komunikasi. Ia melihat perangkat tersebut sebagai kesempatan untuk belajar hal-hal baru sekaligus membuka peluang yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.
Belajar Melukis dari YouTube, Berhasil Menjadi Juara
Selain berjualan gorengan, King Zilong juga mencari cara lain untuk menambah penghasilan.
Ia mulai belajar melukis secara otodidak melalui video-video di YouTube. Meski tidak memiliki guru maupun mengikuti kursus, ia terus berlatih hingga kemampuan melukisnya semakin berkembang.
Kepercayaan dirinya meningkat ketika memutuskan mengikuti lomba kaligrafi kontemporer.
Usahanya membuahkan hasil. Ia berhasil meraih juara pertama.
Baca juga: Arief Sasmita Konten Kreator Muda yang Sukses di Industri dan Medsos
Hadiah yang diterimanya kemudian digabungkan dengan tabungan hasil berjualan gorengan hingga akhirnya cukup untuk membeli handphone impiannya.
Saat itu ia belum mengetahui bahwa keputusan membeli handphone tersebut akan menjadi titik awal perubahan besar dalam hidupnya.
“Saya tidak pernah menyangka HP yang saya beli dari hasil kerja keras justru menjadi jalan rezeki saya,” katanya.
Mobile Legends Mengubah Jalan Hidupnya
Setelah memiliki handphone, King Zilong mulai mencoba memainkan Mobile Legends.
Awalnya ia hanya bermain untuk mengisi waktu luang sekaligus melepas penat setelah beraktivitas. Namun, semakin lama ia semakin serius mempelajari mekanisme permainan, strategi, hingga berbagai hero yang ada di dalam game tersebut.
Kemampuannya bermain terus berkembang. Ia pun mulai berpikir untuk membagikan gameplay kepada pengguna media sosial.
Tanpa ekspektasi besar, ia mengunggah video-video Mobile Legends ke TikTok.
Tak disangka, kontennya mulai menarik perhatian banyak orang.
Gameplay yang rapi, kemampuan mekanik yang baik, serta gaya penyampaian yang menghibur membuat video-videonya sering masuk FYP dan memperoleh jutaan penonton.
“Awalnya hanya iseng upload gameplay. Saya senang ternyata banyak yang memberikan respons positif dan terus mendukung saya,” ungkapnya.
Konsisten Membuat Konten hingga Memiliki Jutaan Pengikut
Melihat respons yang semakin besar, King Zilong memutuskan untuk lebih serius menekuni dunia konten kreator.
Ia mulai belajar memahami algoritma media sosial, meningkatkan kualitas video, memperbaiki proses editing, hingga menjaga konsistensi mengunggah konten hampir setiap hari.
Tidak hanya mengandalkan TikTok, ia juga membangun kanal YouTube yang berisi gameplay Mobile Legends, tips bermain, momen lucu, hingga berbagai tantangan yang berkaitan dengan dunia gaming.
Baca juga: Kisah Inayatul Zein dan Usman Ellahi, Konten Kreator yang Bangun Keluarga dari Medsos
Konsistensi tersebut perlahan membuahkan hasil.
Jumlah pengikutnya terus bertambah hingga kini mencapai sekitar 1,2 juta followers di TikTok dan 1,28 juta subscribers di YouTube.
Bagi King Zilong, pencapaian tersebut bukan diraih dalam waktu singkat, melainkan melalui proses panjang yang penuh evaluasi dan kerja keras.
Hobi Bermain Game Berbuah Kesuksesan
Popularitas yang terus meningkat akhirnya membawa perubahan besar dalam kehidupan King Zilong.
Dari profesinya sebagai kreator konten gaming, ia berhasil memperoleh penghasilan yang mampu mewujudkan impian-impian yang dahulu terasa sulit dicapai.
Ia berhasil membeli satu unit mobil, membangun rumah dengan nilai sekitar Rp1 miliar, sekaligus membantu meningkatkan taraf hidup keluarganya.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa industri kreator digital, khususnya di bidang gaming, kini memiliki peluang yang sangat besar apabila dijalani secara profesional.
“Banyak yang mengira bermain game hanya membuang waktu. Padahal kalau ditekuni dengan serius, game juga bisa menjadi profesi yang menghasilkan,” ujar King Zilong.
Kesuksesan Tak Membuatnya Lupa Berbagi
Di balik berbagai pencapaian tersebut, King Zilong memilih tetap mengingat masa-masa sulit yang pernah ia alami.
Karena itu, ia rutin menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat.
Melalui berbagai konten di media sosial, ia kerap membagikan minyak goreng kepada warga, membantu pembangunan jalan di kampung halaman, hingga ikut merenovasi masjid.
Menurutnya, kesuksesan bukan hanya tentang apa yang berhasil dimiliki, tetapi juga tentang seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.
“Selama masih diberi rezeki, saya ingin terus berbagi. Saya tahu rasanya berjuang dari bawah, jadi saya berharap apa yang saya lakukan bisa bermanfaat untuk banyak orang,” tuturnya.
Kisah King Zilong menjadi bukti bahwa kesuksesan tidak selalu lahir dari modal besar atau jalan yang mudah.
Berawal dari seorang pelajar yang berjualan gorengan demi membeli handphone, belajar melukis secara otodidak melalui YouTube, hingga akhirnya menemukan peluang melalui Mobile Legends.
Ia berhasil mengubah hobinya menjadi profesi yang menghasilkan sekaligus mengantarkannya meraih popularitas di media sosial.
Perjalanannya menjadi inspirasi bahwa kerja keras, konsistensi, dan keberanian mencoba hal baru mampu membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.