Tarif KRL Dipastikan Tidak Naik!
GH News June 27, 2026 02:08 AM
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan tidak ada kenaikan tarif Kereta Rel Listrik (KRL). Saat ini, pemerintah justru tengah menjembatani PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengintegrasikan tarif untuk seluruh moda transportasi di Ibu Kota.

Sekretaris Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan Dedy Cahyadi mengatakan tarif KRL saat ini masih disubsidi oleh pemerintah dan tidak ada rencana kenaikan tarif. Ia menegaskan, skema tarif integrasi justru mendorong ongkos transportasi publik lebih murah.

"Untuk yang subsidi dari KRL itu ditanggung dari Kementerian Perhubungan melalui DJKA. Itu belum, tapi intinya adalah bahwa tidak ada kenaikan tarif. Justru tarif itu lebih murah lagi kalau diintegrasi," terang Dedy di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Dedy menjelaskan, saat ini Pemprov DKI Jakarta memberlakukan tarif integrasi sebesar Rp 10.000 untuk perjalanan di wilayah Ibu Kota. Tarif tersebut berlaku selama tiga jam untuk setiap perjalanan pada hari-hari kerja.

Tarif ini berlaku untuk seluruh transportasi yang berada di bawah kelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta seperti Mikrotrans, Transjakarta, LRT Jakarta, hingga MRT Jakarta. Ia mencontohkan, pengguna layanan Transjakarta bisa melakukan transit ke MRT dengan tarif hanya Rp 10.000.

Skema pembayarannya juga masih sesuai dengan praktik yang berjalan saat ini. Sistem pembayaran nantinya akan dikelola oleh PT JakLingko Indonesia. Sistem pembayaran ini juga akan membaca transit antar moda yang dilakukan pengguna transportasi umum di wilayah DKI Jakarta.

"Mereka bisa menggunakan berbagai macam moda, baik menggunakan MRT Jakarta, LRT Jakarta, Transjakarta, atau feeder termasuk Mikrotrans, dan itu dihitung hanya Rp 10 ribu. Ini lebih murah lebih efisien dibanding menggunakan parsial satu moda dengan moda yang lainnya," terangnya.

Saat ini, Kemenhub tengah dalam pembahasan untuk mengintegrasikan tarif antara KCI dengan Pemprov DKI Jakarta. Dengan kesepakatan tersebut, tarif integrasi ini juga dapat dinikmati oleh pengguna layanan KRL di wilayah Jabodetabek.

"Rencananya kami akan mengintegrasikan dengan KCI, kira-kira KRL yang ada di wilayah Jabodetabek ini, dan insya Allah mudah-mudahan nanti kalau memang sudah ada kesepakatan, karena ini memang perlu ada kesepakatan bersama, Kalau memang ada kesepakatan bersama kita bisa integrasi antara KRL dengan moda transportasi yang ada di wilayah DKI Jakarta," jelas Dedy.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.