Starting Grid MotoGP Belanda 2026 Momen Bagnaia Kejar Rekor Rossi, Sayang Marquez Tak Suka Assen
Tiara Shelavie June 27, 2026 08:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Starting grid MotoGP Belanda 2026 menjadi panggung bagi Francesco 'Pecco' Bagnaia mengejar rekor sang guru, Valentino Rossi. Marc Marquez beri pengakuan tak suka.

Pole Position MotoGP Belanda 2026 akan ditentukan lewat sesi Kualifikasi di Sirkuit Assen, Sabtu (27/6) mulai jam 15.50 WIB.

Sejumlah pembalap difavoritkan menghuni posisi terdepan alias Pole Position pada starting grid MotoGP Belanda 2026, di antaranya Marco Bezzeecchi, Pedro Acosta, Pecco Bagnaia, dan tentu saja Marc Marquez.

Pecco Bagnaia yang pekan ini diumumkan sebagai pembalap baru Aprilia mulai MotoGP 2027, memiliki kesempatan besar mengejar rekor Valentino Rossi.

EKSPRESI BAGNAIA - Pembalap Italia besutan Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia, di atas motornya sebelum main race MotoGP Prancis 2025 di Sirkuit Le Mans, pada 11 Mei 2025 dimulai. (Foto: Ducati Lenovo)
EKSPRESI BAGNAIA - Pembalap Italia besutan Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia, di atas motornya sebelum main race MotoGP Prancis 2025 di Sirkuit Le Mans, pada 11 Mei 2025 dimulai. (Foto: Ducati Lenovo) (Ducati.com)

Sebagai informasi, hanya segelintir pembalap yang bisa meraih kemenangan di Assen ketika memulai balapan sebagai Polesitter. Valentino Rossi menjadi yang terbanyak pada Grand Prix Belanda ketika start dari P1.

Sukses itu dibukukan The Doctor pada MotoGP Belanda 2002, 2005, 2009, dan 2015. 

Pecco Bagnaia sementara membukukan dua kali kemenangan di Sirkuit Assen ketika memulai dari sebagai Pole Position. Hal itu dilakukan oleh murid tersukses Valentino Rossi ini pada MotoGP Belanda 2002 dan 2024.

Melihat performanya di beberapa balapan terakhir, Pecco Bagnaia, masuk kandidat kuat sebagai Pole Position sekaligus favorit pemenang main race MotoGP Belanda 2026.

Jika hal itu terealisasi, Italiano 29 tahun ini akan memperkecil gap rekor milik Rossi di Assen menjadi satu.

Daftar Pembalap Raih Pole + Menang di Assen

1. Valentino Rossi (2002, 2005, 2009 dan 2015)

2. Casey Stoner (2008 dan 2012)

3. Pecco Bagnaia (2022 dan 2024)

4. Jorge Lorenzo (2010)

5. Marc Marquez (2018)

Marc Marquez Tak Suka di Assen

Banyak yang mengatakan jangan percaya omongan Marc Marquez ketika menggunakan topi. Sebab, apa yang disampaikannya saat sesi konferensi pers, justru hasilnya lebih mengejutkan ketika di atas lintasan.

Seringkali MM93 menyebut dirinya tak membidik kemenangan, khususnya pada seri MotoGP 2026 karena masih dibekap cedera. Tetapi realitanya, MM93 berulang kali meraih podium kemenangan.

Tetapi pada konferensi pers Jumat (26/6) setelah sesi Practice malam WIB rampung, Marc Marquez mengaku tidak begitu menyukai Assen saat ini. Alasannya trek untuk MotoGP Belanda menuntut aspek fisik yang sangat, sementara kondisinya belum belum 100 persen.

Baca juga: Jorge Martin dan Kisah Lama yang Terulang di MotoGP 2026: Dulu Ducati Kini Aprilia

“Targetnya adalah masuk 10 besar dan ketika saya melihat bahwa catatan waktu putarannya dapat diterima," respons Marc Marquez, dikutip dari laman Crash.

"Saya langsung mengerti bahwa di sirkuit ini biasanya saya kesulitan, dan tahun ini akan sedikit lebih sulit daripada tahun-tahun sebelumnya."

Juara dunia MotoGP 9 kali inipun tak menampik ada beberapa kesulitan yang dia temui di Sirkuit Assen. Termasuk lay-outnya yang fast-flowing.

"Lintasan ini terlalu cepat, perubahan arah yang cepat, dan terlalu sempit," sambung kakak Alex Marquez.

MM93 menyadari bahwa untuk balapan akhir pekan ini dirinya tidak boleh melakukan eror sedikitpun.

"Dengan kesalahan kecil, Anda bisa membayar harga yang sangat mahal.

"Saya tidak berkendara dengan nyaman, tetapi saya berkendara dengan baik. Di Turn 1 (T1), saya merasa baik-baik saja, tetapi kemudian di T2, T3, T4, saya tidak menikmatinya.”

Marquez kemudian mengakui bahwa ia tidak menyukai sirkuit legendaris Belanda itu, meskipun telah memenangkan tiga balapan kelas utama di sana, termasuk dua kemenangan di kelas Sprint dan Grand Prix musim lalu.

"Saya tidak menyukainya karena – pertama, saya telah memenangkan balapan di sini – tetapi sirkuit ini sangat cepat, sempit, dan area lintasan luarnya penuh dengan batu-batu yang sangat besar," aku The Baby Alien mengakhiri.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.