Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dandi Adhy Prabowo, mengapresiasi penyelenggaraan Environmental Fest II Tahun 2026 yang digelar tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurut Dandi, pelaksanaan kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tengah dalam menghadirkan program yang tetap berjalan di tengah efisiensi anggaran.
“Baik, pada prinsipnya di acara Environmental Fest 2026 ini, kami dari lembaga DPRD, khususnya saya sebagai Ketua Komisi III, mengapresiasi kinerja saudara-saudara Dinas Lingkungan Hidup yang kali ini melaksanakan kegiatan tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” kata Dandi usai pembukaan Environmental Fest II di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (26/6/2026).
Ia menilai langkah tersebut patut diapresiasi, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan pemerintah.
Baca juga: Environmental Fest II di Palu Jadi Ajang Edukasi Perubahan Iklim, Ini Pesan DLH Sulteng
“Tentunya di tengah efisiensi ini, kami pun mengapresiasi apa yang saya katakan tadi. Oleh karena itu, insyaallah Environmental Fest ini mampu membawa kita bersama untuk menjaga iklim. Ke depannya kita menjaga lingkungan lebih baik. Saya pikir seperti itu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah, Wahid Irawan, menjelaskan seluruh pembiayaan Environmental Fest II berasal dari dukungan para pelaku usaha.
Ia menegaskan kegiatan tersebut tidak menggunakan dana APBD Provinsi Sulawesi Tengah.
“Perlu kami laporkan, Ibu Wakil Gubernur, kegiatan ini murni inisiatif para pelaku usaha dan tidak sedikit pun menggunakan APBD Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Wahid dalam sambutannya.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Wahid mengatakan pelaksanaan Environmental Fest II mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, DPRD, akademisi hingga pelaku usaha.
Menurutnya, para pelaku usaha secara sukarela berinisiatif mendukung penyelenggaraan kegiatan yang menjadi puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 tersebut.
“Kami mendapat dukungan yang sangat besar, baik dari pemerintah provinsi, DPRD maupun para akademisi. Pelaksanaan kegiatan ini juga sepenuhnya didukung oleh para pelaku usaha,” katanya.
Baca juga: Environmental Fest II 2026 Resmi Dibuka, Wagub Reny Ajak Warga Sulteng Bersatu Jaga Iklim
Tak hanya mendukung penyelenggaraan festival, para pelaku usaha juga menyisihkan sebagian dana untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah.
“Mereka berinisiatif mendukung kegiatan ini. Kebetulan juga beberapa waktu lalu terjadi bencana, sehingga melalui kegiatan ini, insyaallah akan dilakukan penggalangan dana untuk saudara-saudara kita yang kemarin tertimpa musibah,” tutur Wahid.
Environmental Fest II Tahun 2026 merupakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang berlangsung pada 26-28 Juni 2026 di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.
Selain menjadi ajang kampanye pelestarian lingkungan, kegiatan tersebut juga diisi pameran lingkungan, edukasi perubahan iklim, lomba kreatif, Fun Run 5K, hingga penggalangan dana bagi korban gempa di Sulawesi Tengah. (*)