TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Beberapa warga Desa Pulau Rengas terkena demam berdarah, Dinas Kesehatan Merangin akan melakukan penyelidikan epidemologi (PE), sosialisasi pencegahan dan fogging.
Epidemiolog Kesehatan Dinas Kesehatan Merangin Arwida saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan kasus demam berdarah tersebut.
"Jadi pada Rabu lalu, kami mendapatkan informasi dari petugas, adanya warga yang dirawat karena DBD," kata dia.
Kata dia, petugas puskesmas setempat segera melakukan PE.
"Puskesmas Bangko Barat dan Dinas Kesehatan, melakukan sosialisasi kepada masyarakat diharapkan untuk bisa Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN), sehingga tidak ada lagi tempat perindukan dari nyamuk," kata Arwida.
Arwida mengungkapkan bahwa pihaknya telah menemukan tiga kasus DBD di wilayah Kecamatan Bangko Barat tepatnya di Desa Pulau Rengas.
Baca juga: Kerap Banjir, Drainase Jalur 3 Bangko Diperbaiki, Dinas PUPR Merangin Turunkan Alat Berat
Baca juga: Terbongkarnya Rahasia 2 Tahun Ayah Tiri Lecehkan Anak Tiri di Jambi Berkat Tetangga
"Setelah mendapatkan infrormasi itu, saat pasien dirawat, kami kan konfirmasi dahulu ke pihak rumah sakit, memastikan bahwa pasien DBD sedang dirawat, dari hasil Penyelidikan Epidemologi (PE), kami akan melakukan sosialisasi PSN dan melakukan Fogging," ungkap Arwida.
Arwida mengimbau kepada masyarakat Merangin dengan adanya perubahan cuaca saat ini, pihaknya berharap agar masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungannya, agar tidak menjadi tempat perindukan nyamuk bertujuan untuk mencegah penularan penyakit Demam Berdarah. (Tribunjambi.com/Frengky Widarta)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Kerap Banjir, Drainase Jalur 3 Bangko Diperbaiki, Dinas PUPR Merangin Turunkan Alat Berat
Baca juga: Terbongkarnya Rahasia 2 Tahun Ayah Tiri Lecehkan Anak Tiri di Jambi Berkat Tetangga