Diwarnai Gol Tidak Sah di Menit Akhir, Iran dan Mesir Imbang 1-1, Tim Melli Tunggu Nasib
Drajat Sugiri June 27, 2026 01:30 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Pertandingan antara Mesir dan Iran di matchday ketiga Grup G Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor sama kuat 1-1, Sabtu (27/6/2026) di Lumen Field, Seattle, Amerika Serikat.

Mesir sebenarnya bisa unggul terlebih dahulu di pertandingan ini berkat gol dari Mahmoud Saber di menit kelima.

Namun Iran langsung membalasnya pada menit ke-14 melalui upaya dari Ramin Rezaeian dan mengubah skor menjadi imbang 1-1.

Sebelum gol ini tercipta, Iran sebenarnya memiliki kesempatan mencetak gol juga dari titik penalti.

Sayangnya sepakan Mehdi Taremi bisa digagalkan penjaga gawang lawan.

Lagi-lagi penggemar hanya bisa berandai sejauh mana langkah Iran bisa melangkah jika tak ada kontroversi yang menimpa mereka menjelang dan selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

"Cuma memang kondisi AS yang banyak perubahan aturan, terutama imigrasi (visa) yang beberapa negara diblacklist," kata Adrian Binafsihi, Wakl Ketua Umum Oranje Indonesia, dalam podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Ya, ini cukup kontroversial, ditambah hubungannya dengan Iran dengan AS yang belum membaik," jelasnya.

Bahkan Iran sebenarnya sempat mencetak gol kedua di ujung babak kedua, tetapi tak disahkan lantaran berada dalam posisi offside.

Dengan keadaan ini, Iran masih memelihara peluang lolos ke babak 32 besar lewat jalur peringkat tiga terbaik.

Namun, Tim Melli (julukan Iran) masih harus menunggu hasil pertandingan dari grup lain untuk melihat nasib mereka selanjutnya.

Highlight Pertandingan

Mesir dan Iran sama-sama bermain terbuka untuk mengawali pertandingan babak pertama.

Gol cepat pun langsung tercipta dari permainan terbuka ini.

Mahmoud Saber berhasil membawa Mesir unggul terlebih dahulu.

Ia mendapatkan bola rebound yang langsung disambar masuk ke jala Iran.

Skor menjadi 1-0 bagi keunggulan Mesir atas Iran.

Ini sekaligus menjadi gol tercepat yang pernah dicetak Mesir di Piala Dunia.

Iran tak mau berpangku tangan saat mereka tertinggal.

Baca juga: Pengalaman 18 Piala Dunia Luluhkan Scaloni, Status Lionel Messi Tak Lagi Misteri

Mereka mengupayakan serangan-serangan untuk bisa menciptakan peluang bagi mereka sendiri.

Pada menit ke-10, Tim Melli sebenarnya mendapatkan hadiah penalti.

Pemain Mesir, Mohamed Abdelmonem melakukan pelanggaran kepada salah seorang pemain Iran.

Abdelmonem sebenarnya ingin melakukan sapuan bola di dalam kotak penaltinya.

Namun bola terlebih dahulu diambil pemain Iran yang malah membuat Abdelmonem melanggar lawan.

Mehdi Taremi maju sebagai algojo penendang penalti ini.

Sayangnya sepakan penalti Taremi yang diarahkan ke sisi kiri, bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper Oufa Shobeir.

Skor masih 1-0 bagi Mesir.

Harapan Iran menyamakan kedudukan akhirnya benar-benar hadir di menit ke-14.

Ramin Rezaeian menjadi aktor utama yang menyamakan skor bagi Tim Melli.

Ia berhasil mendahului bek Mesir untuk menyambar bola rebound hasil tendangan keras luar kotak penalti.

Iran pun menyamakan kedudukan menjadi 1-1 atas Mesir.

Ini merupakan gol tercepat yang pernah dilesakkan Iran selama mengikuti ajang Piala Dunia.

Hingga babak pertama berakhir, tak ada lagi peluang yang tercipta dari kedua tim.

Mesir dan Iran mengakhiri babak pertama dengan kedudukan imbang.

Pada babak kedua, permainan kedua tim cenderung monoton.

Mereka mengandalkan lebar lapangan untuk mencari celah di pertahanan lawan masing-masing.

Namun hal itu tak menghasilkan peluang signifikan bagi keduanya.

Sisi tengah kedua tim benar-benar rapat dengan kedisiplinan tinggi.

Nyaris tak ada ruang yang bisa dimanfaatkan dari sekadar penempatan posisi saja.

Sayangnya Mesir dan Iran juga jarang melakukan inisiatif pergerakan tanpa bola.

Alhasil sangat sulit peluang tercipta di babak kedua bagi Mesir dan Iran.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.