Antrean BBM di PUT Rejang Lebong Bengkulu, SPBU Pastikan Stok Biosolar Aman
Ricky Jenihansen June 27, 2026 02:39 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di SPBU Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong.

Meski demikian, stok biosolar di SPBU tersebut dipastikan dalam kondisi aman karena mendapat pasokan setiap hari.

SPBU Padang Ulak Tanding (PUT) menjadi satu-satunya stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Rejang Lebong yang melayani penjualan biosolar bersubsidi.

Dari enam SPBU yang beroperasi di daerah tersebut, hanya SPBU PUT yang menyediakan BBM jenis tersebut.

Stok Biosolar Masih Aman

Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, Iptu Muhamad Akhyar Anugrah melalui Kanit Tipidter, Ipda Agus Mengku Haryono mengatakan berdasarkan informasi yang diterima dari pihak pengelola SPBU PUT, stok biosolar yang tersedia saat ini mencapai sekitar 8 ton.

Menurutnya, jumlah tersebut masih mencukupi kebutuhan masyarakat karena SPBU menerima tambahan pasokan setiap hari.

"Untuk solar di Kabupaten Rejang Lebong memang hanya tersedia di satu SPBU, yaitu SPBU PUT. Berdasarkan informasi dari pengelola, stok saat ini sekitar 8 ton dan setiap hari ada penambahan pasokan, sehingga stok dalam kondisi aman," ungkap Kanit kepada TribunBengkulu.com pada Sabtu (27/6/2026).

Ia menegaskan, kepolisian terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi di SPBU sebagai bagian dari upaya mencegah penimbunan maupun penyalahgunaan, sekaligus memastikan penyaluran tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Antrean Truk Masih Terjadi

Meskipun stok biosolar mencukupi, antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM di SPBU PUT masih menjadi keluhan masyarakat.

Antrean didominasi truk angkutan barang yang mengular hingga ke badan jalan, terutama pada pagi hari.

Kondisi tersebut kerap menyebabkan arus lalu lintas di depan SPBU menjadi padat dan menghambat pengguna jalan lainnya.

Salah seorang warga, Ani, mengaku sering mengalami keterlambatan akibat kemacetan yang terjadi di depan SPBU PUT.

"Macet sekali, Pak, kalau pagi. Kadang kami jadi terlambat karena banyak truk parkir dan mengantre di depan SPBU," keluhnya.

Polisi Atur Lalu Lintas

Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hermanto Purba mengatakan pihaknya telah menurunkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar SPBU, khususnya pada jam-jam sibuk di pagi hari.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi dampak antrean kendaraan terhadap arus lalu lintas di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau.

Menurut Kapolsek, keberadaan personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh pengguna jalan, sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap berjalan tertib.

Hasil pengaturan yang dilakukan personel kepolisian menunjukkan arus lalu lintas di kawasan tersebut dapat berjalan tertib, aman, ramai, dan lancar, serta situasi keamanan tetap terkendali.

"Kita telah turunkan personel untuk membantu pengaturan lalin agar tidak ada kemacetan yang terjadi di depan SPBU akibat antrean kendaraan yang hendak membeli BBM," pungkas Kapolsek.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.