Banyak Penyakit Reproduksi Perempuan Tak Bergejala, Tes HPV DNA Kini Bisa Dilakukan dari Rumah
Sudirman June 27, 2026 04:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM - Banyak perempuan memilih menunda memeriksakan kesehatannya hingga muncul keluhan.

Padahal, berbagai penyakit, terutama yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi, sering berkembang tanpa gejala sehingga berisiko terlambat ditangani.

Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam Seminar Nasional Awam bertajuk "She Thrives: A Road to Better Health" yang digelar Prodia di Swiss-Belhotel Makassar, Sabtu (27/6/2026).

Seminar ini mengedukasi perempuan tentang pentingnya skrining kesehatan, pemenuhan nutrisi, hingga perencanaan kesehatan sebagai upaya pencegahan penyakit.

Ratusan peserta mengikuti seminar yang merupakan bagian dari rangkaian edukasi kesehatan perempuan Prodia di sejumlah kota di Indonesia sepanjang 2026.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan onkologi, dr Irma Savitri, mengatakan banyak gangguan kesehatan pada perempuan, termasuk penyakit organ reproduksi, berkembang tanpa tanda yang jelas.

Baca juga: Jangan Tunggu Sakit! Prodia Dorong Perempuan Proaktif Jaga Kesehatan Melalui Skrining

Karena itu, skrining kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum kondisinya semakin berat.

"Selain pentingnya deteksi dini, kemajuan teknologi laboratorium semakin memudahkan perempuan mengakses layanan skrining," ujarnya.

Sementara itu, Dr Rina Triana, menjelaskan perempuan memiliki lebih banyak pilihan melakukan skrining sesuai kebutuhan dan kenyamanannya.

Pemeriksaan HPV DNA tidak hanya dapat dilakukan di cabang Prodia, tetapi juga melalui layanan self-collection, yakni pengambilan sampel secara mandiri dari rumah.

"Perempuan dapat melakukan skrining dengan lebih praktis tanpa mengurangi kualitas hasil pemeriksaan. Harapannya, semakin banyak perempuan tidak lagi menunda skrining kesehatan dan menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup sehat," katanya.

Pemeriksaan laboratorium tidak hanya berfungsi mendeteksi risiko penyakit lebih awal, tetapi juga membantu menentukan langkah pencegahan yang sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Dr dr A Yasmin Syauki, menekankan pentingnya memiliki perencanaan kesehatan yang bersifat personal. 

Pendekatan kesehatan modern tidak lagi bersifat seragam, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setiap individu agar kualitas hidup tetap terjaga di setiap fase kehidupan.

Ia berharap semakin banyak perempuan menyadari bahwa menjaga kesehatan tidak dimulai saat sakit, melainkan melalui skrining rutin, pola hidup sehat, pemenuhan nutrisi yang seimbang, serta perencanaan kesehatan sejak dini sebagai investasi untuk masa depan.

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.