TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro membuka secara resmi kejuaraan nasional bertajuk Kapolda Kaltim Padel Cup 2026 di Lapangan Aubry Padel Samarinda dalam rangka hari Bhayangkara ke-80.
Turnamen yang menggandeng olahraga raket yang tengah naik daun ini bukan sekadar ajang seremonial, melainkan kompetisi bergengsi karena masuk dalam kalender resmi Pengurus Besar Padel Indonesia (PBBI) dengan bobot poin nasional tertinggi.
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, menjelaskan alasan di balik pemilihan cabang olahraga padel tennis dalam rangkaian Hari Bhayangkara tahun ini.
Selain karena popularitasnya yang melonjak tajam, Kalimantan Timur dinilai memiliki potensi geografis dan minat bakat yang sangat besar untuk olahraga ini.
"Padel adalah olahraga yang saat ini sedang booming dan banyak sekali diikuti oleh berbagai kalangan, khususnya anak-anak muda. Di PBBI, turnamen ini merupakan kejuaraan di level nasional dengan poin tertinggi. Harapan kita, kejuaraan ini bisa menjaring atlet-atlet lokal berbakat yang nantinya bisa kita proyeksikan ke tingkat nasional hingga internasional," ujarnya.
Baca juga: Kapolda Kaltim Komitmen Kedepankan Keadilan Restoratif demi Menjaga Kepercayaan Publik
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga menjabat sebagai Kompol Rahmat Aribowo, memaparkan bahwa turnamen ini berlangsung maraton selama empat hari, mulai dari 25 hingga 28 Juni 2026.
Antusiasme peserta tercatat sangat luar biasa. Sebanyak 506 peserta dari berbagai penjuru tanah air dipastikan turun gunung untuk memperebutkan podium juara yang terbagi ke dalam 6 kategori pertandingan:
1. Men Open: 21 Pasang (Diikuti jajaran atlet padel nasional)
2. Mixed Amateur: 30 Pasang
3. Silver: 24 Pasang
4. Men Bronze: 48 Pasang
5. Men Lower Bronze: 100 Pasang
6. Women Lower Bronze: 30 Pasang
"Khusus untuk kategori Men Open, kompetisi ini diramaikan oleh atlet-atlet padel nasional serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Makassar, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga tuan rumah Kalimantan Timur. Kehadiran mereka tentu mendongkrak kualitas dan daya saing kompetisi ini," jelasnya.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda mengatakan, selain aspek prestasi, Kapolda Kaltim menambahkan bahwa esensi dari keseruan turnamen ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara kepolisian, pencinta olahraga, para atlet, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim.
Sinergi yang harmonis di luar kedinasan ini diharapkan dapat memperkokoh rasa kebersamaan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kalimantan Timur.
Baca juga: Kejuaraan Menembak Kapolda Kaltim Cup 2026 Satukan Polisi, Pengusaha, hingga Jurnalis
Tak lupa ia juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Kaltim, para sponsor, mitra kerja, pengelola Lapangan Aubry Padel, tim medis, serta unsur pengamanan yang telah gotong royong menyukseskan acara.
"Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Mari tunjukkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sportivitas yang tinggi," pungkasnya. (*)