Tak Cuma Jadi Bahan Cokelat, Kakao Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan
Abd Rahman June 27, 2026 07:47 PM

TRIBUN-SULBAR.COM- Kakao menjadi salah satu komoditas unggulan di Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Selain menjadi sumber penghasilan petani, kakao juga dikenal memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.

Kakao merupakan bahan utama pembuatan cokelat.

Baca juga: Diduga Kelola Lahan di Luar HGU, PT Pasangkayu Dilaporkan ke Polda Sulbar

Baca juga: Jangan Asal Pilih, Ini Tips Aman Memberi Makanan Kering untuk Kucing

Namun, manfaat kesehatannya lebih optimal jika dikonsumsi dalam bentuk murni atau diolah menjadi cokelat hitam (dark chocolate) dengan kadar kakao tinggi.

Kakao mengandung berbagai nutrisi penting, seperti protein, karbohidrat, serat, polifenol, flavonoid, kalsium, zat besi, magnesium, kalium, serta kafein.

Semakin tinggi kandungan kakao dalam cokelat, semakin besar pula manfaat yang bisa diperoleh tubuh.

Beberapa manfaat kakao di antaranya membantu menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung berkat kandungan antioksidan flavonoid, serta meningkatkan stamina karena mengandung kafein yang dapat membantu tubuh tetap fokus dan terjaga.

Selain itu, kakao juga dipercaya dapat menjaga fungsi otak dengan membantu melancarkan aliran darah ke otak dan mengurangi risiko kerusakan sel akibat proses penuaan.

Konsumsi kakao juga dikaitkan dengan perbaikan suasana hati serta berpotensi membantu menurunkan risiko kanker karena kandungan antioksidannya yang mampu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Proses Pengolahan Kakao

Biji kakao yang telah dipanen terlebih dahulu disangrai hingga mengeluarkan aroma khas dan berubah warna. Setelah itu, kulit biji dipisahkan menggunakan mesin penampi.

Selanjutnya, biji kakao melalui proses alkalisasi untuk meningkatkan cita rasa dan warna, kemudian digiling hingga menghasilkan cocoa liquor.

PENCURIAN KAKAO - Barang bukti pencurian buah kakao berupa karung berisi buah kakao sudah dipetik pelaku namun ditinggalkan karena kedapatan pemiliki kebuh di Desa Patidi, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Kamis (20/3/2025) malam. Aksi pencurian itu meresahkan petani.
PENCURIAN KAKAO - Barang bukti pencurian buah kakao berupa karung berisi buah kakao sudah dipetik pelaku namun ditinggalkan karena kedapatan pemiliki kebuh di Desa Patidi, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Kamis (20/3/2025) malam. Aksi pencurian itu meresahkan petani. (Irwan)

Bahan tersebut kemudian dipres untuk menghasilkan lemak kakao (cocoa butter) dan ampas padat (cocoa presscake).

Lemak kakao digunakan sebagai bahan baku pembuatan cokelat, sedangkan cocoa presscake diolah menjadi bubuk kakao.

Tahap berikutnya adalah conching, yaitu proses mengaduk dan menghaluskan adonan cokelat untuk membentuk tekstur dan cita rasa yang diinginkan.

Setelah itu, adonan menjalani proses pemanasan, pendinginan, dan pemanasan kembali sebelum siap menjadi produk cokelat.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.