Tren Bersepeda Kembali Meningkat di Bengkulu, Komunitas Anak Bike-Bike Ajak Masyarakat Hidup Sehat
Rita Lismini June 27, 2026 07:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Tren bersepeda kembali meningkat di Kota Bengkulu.

Tidak hanya menjadi olahraga, sepeda kini mulai dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi sekaligus gaya hidup sehat.

Salah satu komunitas yang aktif mengajak masyarakat bersepeda adalah Komunitas Anak Bike-bike Bengkulu.

Admin 1 Komunitas Anak Bike-bike Bengkulu, Guswira Hendra Putra, mengatakan komunitas tersebut berdiri pada akhir 2025 dan awalnya hanya beranggotakan sekitar tujuh orang.

Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah anggota terus bertambah hingga kini mencapai sekitar 38 anggota aktif.

“Awalnya hanya untuk bersenang-senang bersama teman. Ternyata banyak yang ingin ikut bergabung sehingga komunitas ini terus berkembang,” kata Guswira dalam Podcast Kito Ngobrol TribunBengkulu.com, Sabtu (27/6/2026).

Sementara itu, Admin 2 Komunitas Anak Bike-bike Bengkulu, Johanes Lois, mengatakan komunitas tersebut terbuka bagi siapa saja tanpa membedakan jenis sepeda maupun latar belakang anggotanya.

Mulai dari pelajar SMP, SMA, mahasiswa, hingga pekerja dapat bergabung dalam komunitas tersebut.

“Bahkan banyak anggota yang sebelumnya tidak saling mengenal, tetapi akhirnya menjadi teman karena sama-sama memiliki hobi bersepeda,” ujar Johanes.

Cara Bergabung dengan Komunitas Anak Baik-Baik Bengkulu

Bagi masyarakat yang ingin ikut bersepeda bersama komunitas tersebut, berikut caranya.

1. Tidak ada syarat khusus

Komunitas Anak Baik-Baik Bengkulu tidak menerapkan persyaratan administrasi maupun biaya pendaftaran.

Masyarakat cukup memiliki minat untuk bersepeda dan bersedia menjaga kebersamaan selama mengikuti kegiatan.

2. Semua jenis sepeda diperbolehkan

Menurut Guswira, komunitas tersebut tidak membatasi jenis sepeda.

Mulai dari sepeda gunung (MTB), road bike, fixie, gravel, sepeda lipat hingga sepeda listrik dapat bergabung.

“Yang penting datang, bersepeda, dan bersenang-senang bersama,” katanya Guswira.

3. Hubungi admin melalui Instagram

Calon anggota dapat menghubungi akun Instagram @anak_bikebike.bkl melalui fitur pesan langsung (DM).

Selain itu, masyarakat juga bisa langsung bergabung apabila bertemu rombongan komunitas saat sedang bersepeda.

“Nanti kami ajak bergabung ke grup agar bisa ikut gowes berikutnya,” ujar Guswira.

4. Ikut gowes rutin

Komunitas Anak Baik-Baik Bengkulu rutin menggelar gowes bersama sedikitnya satu kali setiap pekan.

Salah satu rute favorit mereka adalah kawasan Pantai Panjang Bengkulu yang dinilai memiliki pemandangan menarik, terutama pada sore hari.

5. Utamakan keselamatan

Guswira menegaskan seluruh anggota selalu diimbau menggunakan helm dan kacamata saat bersepeda.

Selain itu, seluruh peserta juga diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas karena hingga kini Bengkulu belum memiliki jalur sepeda khusus.

“Kami selalu mengingatkan teman-teman agar memakai helm, menggunakan kacamata, dan mematuhi aturan lalu lintas,” katanya.

Berharap Bengkulu Memiliki Jalur Sepeda

Komunitas Anak Baik-Baik Bengkulu berharap pemerintah dapat menyediakan jalur khusus sepeda sehingga masyarakat lebih nyaman dan aman saat beraktivitas menggunakan sepeda.

Menurut Guswira, keberadaan jalur sepeda diyakini akan meningkatkan minat masyarakat untuk menjadikan sepeda sebagai moda transportasi sehari-hari, bukan sekadar olahraga.

“Kami berharap ke depan ada jalur sepeda sehingga masyarakat semakin nyaman dan aman saat bersepeda,” ujarnya.

Johanes juga mengajak masyarakat mulai membiasakan diri menggunakan sepeda, baik untuk berolahraga maupun melakukan perjalanan jarak dekat.

Selain lebih menyehatkan, penggunaan sepeda juga dinilai dapat mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan bermotor.

“Mulailah bersepeda dari sekarang. Selain baik untuk kesehatan, sepeda juga bisa menjadi alternatif transportasi yang ramah lingkungan,” tutup Johanes.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.