Kapal Mati Mesin di Perairan Buton Selatan, Tim SAR Gabungan Dikerahkan Evakuasi 8 Penumpang
Desi Triana Aswan June 27, 2026 09:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA, KENDARI- Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari tengah melakukan operasi penyelamatan terhadap sebuah kapal berukuran GT 21 yang mengalami mati mesin di perairan sebelah utara Pulau Batu Atas, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (27/06/2026). 

Delapan orang penumpang yang berada di atas kapal (POB) dilaporkan terombang-ambing di tengah laut.

Berdasarkan data yang dihimpun, kapal tersebut bertolak dari Siompu pada pukul 05.30 Wita dengan tujuan Wanci, Wakatobi.

Namun, di tengah pelayaran, tepatnya pada pukul 09.00 Wita, kapal mengalami kendala teknis berupa mati mesin.

Para penumpang sempat berupaya melakukan perbaikan mandiri di lokasi kejadian.

Setelah upaya perbaikan tidak membuahkan hasil, pemilik kapal, Ian, akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Comm Centre KPP Kendari pada pukul 16.45 Wita guna meminta bantuan evakuasi.

Baca juga: Kapal Maligano Mati Mesin, Dihantam Ombak, Tenggelam di Muna: Balita-Lansia Selamat, 8 Motor Karam

Merespons laporan tersebut, Tim SAR Gabungan dikerahkan menuju Last Known Position (LKP) pada pukul 17.00 Wita.  

Termasuk tim Rescue Pos SAR Baubau juga diberangkatkan. 

Tim menggunakan Rescue Boat (RB) 210 untuk menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 37 Nautical Mile (NM) dari Pelabuhan Murhum.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, menyatakan bahwa tim gabungan saat ini berfokus pada evakuasi seluruh penumpang dalam kondisi selamat. 

"Tim sedang diberangkatkan untuk melakukan evakuasi," katanya dalam siaran pers yang diterima TribunnewsSultra.com, Sabtu (27/6/2026). 

Hingga laporan ini diturunkan, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dengan kecepatan angin mencapai 21 km/jam dari arah timur.

Tinggi gelombang terpantau berada di kisaran 0,5 hingga 1,25 meter, yang tergolong cukup aman untuk pelaksanaan operasi SAR. (*)

(TribunnewsSultra/Sugi Hartono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.