TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI- Pelaku penganiayaan ojek online (ojol) berhasil diringkus Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (27/6/202).
Insiden penganiayaan ini dialami AR saat tengah menjemput penumpang pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menjelaskan pelaku diringkus di lokasi persembunyiannya.
“Benar tadi malam kami menangkap pelaku inisial LK (46) di lokasi persembunyiannya di Kawasan Gunung Jati,” ungkapnya Sabtu (27/6/2026).
Baca juga: Ojol dan Driver Online di Kendari Alami Helm Pecah hingga Hidung Berdarah usai Dianiaya di Pelabuhan
Ia menambahkan barang bukti berupa sebilah kayu balok yang digunakan memukul korban turut diamankan.
“Saat ini pelaku telah kami amankan di Mapolresta Kendari untuk diproses sesuai hukum yang berlaku, kami selalu mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kambtibmas di Kota Kendari ini,” tutupnya.
Sebelumnya, insiden seorang ojek online (ojol) AR dihantam menggunakan benda tumpul saat hendak menjemput penumpang di Kawasan Pelabuhan Wawonii, Kota Kendari,
Tepatnya, pelabuhan ini berada di depan Pasar Sentral Kota Lama, Jalan Pembangunan, Kelurahan Dapu-dapura, Kecamatan Kendari Barat.
Insiden ini terjadi pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Atas insiden tersebut, rekan sesama ojol mendatangi kawasan pelabuhan untuk menjemput rekannya.
Tak ingin berbuat anarkis, para ojek online ini beramai-ramai mendatangi Polresta Kendari agar penganiayaan tersebut dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
Kedatangan rombongan ini diterima langsung Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau.
“Kami menerima laporan adanya Penganiayaan terhadap salah satu ojol, korban dipukul di kepala, punggung belakang, dan saat ini tengah melakukan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari,” ungkapnya Senin (22/6/2026).
Ia menambahkan dugaan penganiayaan ini dipicu persaingan antara ojek online dan offline dalam mengambil penumpang. (*)
(TribunnewsSultra.com/ La Ode Ahlun Wahid)