Jakarta (ANTARA) - Dokter konsultan bedah saraf menyampaikan bahwa gangguan penglihatan bisa berkaitan dengan masalah pada sistem saraf atau otak.
Konsultan bedah saraf di P. D. Hinduja Hospital and Medical Research Centre di India Dr. Abhijit G Warade menyampaikan bahwa mata sebenarnya merupakan "perpanjangan dari otak."
"Sinyal penglihatan bergerak dari mata melalui saraf optik, kiasma optikum, saluran optik, sebelum mencapai korteks visual di lobus oksipital," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran Hindustan Times pada Sabtu.
"Gangguan di sepanjang jalur saraf ini, baik akibat tumor, tekanan yang meningkat di dalam kepala, maupun gangguan vaskular atau pembuluh darah, dapat pertama kali muncul sebagai keluhan pada penglihatan," ia menambahkan.
Ia mengatakan bahwa gangguan penglihatan bisa menjadi salah satu tanda pertama munculnya tumor otak.
Menurut dia, tumor yang disebut adenoma hipofisis dapat menyebabkan kehilangan penglihatan secara bertahap yang tidak disadari sejak dini oleh penderitanya.
Ia mengatakan, jenis tumor lain yang juga dapat memengaruhi penglihatan adalah craniopharyngioma.
Tumor yang bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa ini umumnya bersifat kongenital dan berkembang di daerah yang sama dengan kelenjar pituitari atau hipofisis.
Dr. Warade mengatakan bahwa meningioma di daerah sellar atau suprasellar, yang tumbuh di dekat saraf optik dan kelenjar hipofisis, saat membesar akan menekan jalur penglihatan sehingga menimbulkan gangguan penglihatan yang semakin memburuk, seperti penglihatan kabur atau hilangnya penglihatan tepi.
Jenis tumor yang disebut glioma jalur optik yang berkembang di sepanjang jalur optik juga berdampak pada penglihatan.
Karena merusak saraf yang berperan dalam proses melihat, jenis tumor ini dapat menyebabkan penurunan hingga kehilangan penglihatan.
Dr. Warade mengatakan bahwa jenis-jenis tumor yang bisa mempengaruhi penglihatan itu dapat ditangani dengan operasi.
Diagnosis dan penanganan dini menurut dia dapat meningkatkan peluang pemulihan gangguan penglihatan akibat tumor.
"Penting bagi Anda untuk mengidentifikasi tanda bahaya neurologis ini, seperti kehilangan penglihatan secara tiba-tiba, penglihatan ganda baru, atau cacat bidang visual progresif," kata dia.





