Pratinjau Pertandingan: Yordania vs Argentina
Dewi Rahayu June 28, 2026 12:47 AM

Lionel Messi dan tim nasional Argentina akan menutup perjalanan mereka di Grup J dengan menghadapi debutan Piala Dunia, Yordania, di Stadion AT&T Dallas pada Sabtu malam — dan kali ini sang kapten memulai laga dari bangku cadangan. Meski laga ini tidak lagi menentukan bagi sang juara bertahan, pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi tim asuhan Jamal Sellami untuk meninggalkan kesan dalam penampilan perdana mereka di Piala Dunia.

Klasemen grup sudah tidak lagi memiliki pengaruh. Argentina telah memastikan posisi teratas di Grup J dengan poin sempurna dan selisih gol +5, setelah menang 3-0 atas Aljazair dan 2-0 melawan Austria.

Sebaliknya, Yordania datang dengan status sudah tersingkir tanpa raihan poin, usai kalah 3-1 dari Austria dan 2-1 dari Aljazair. Meski begitu, mereka selalu mencetak gol di dua pertandingan tersebut dan kini berambisi mencatatkan poin perdana di Piala Dunia, atau bahkan meraih kemenangan bersejarah. Ini juga merupakan pertemuan pertama antara kedua negara di semua level.

Pelatih Lionel Scaloni telah memutuskan: Messi akan memulai di bangku cadangan. Ia telah mencetak seluruh lima gol Argentina di turnamen ini — tiga gol ke gawang Aljazair dan dua gol saat melawan Austria. Dengan torehan tersebut, ia melampaui Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 18 gol. Penyerang Prancis, Kylian Mbappé, kini hanya tertinggal dua gol.

Messi baru saja berulang tahun ke-39 pada Rabu lalu dan masih mengatur beban fisiknya setelah pulih dari cedera otot. Dengan babak gugur menanti, Scaloni memilih untuk menyimpan energinya ketimbang memperpanjang rekor golnya.

Keputusan itu menjadi momen paling hangat dalam konferensi pers. Scaloni baru mengonfirmasi kabar tersebut setelah ditanya oleh Enrique Macaya Márquez, jurnalis berusia 91 tahun yang sedang meliput Piala Dunia ke-18 dalam kariernya. Scaloni berseloroh bahwa ia akan menghindari menjawab pertanyaan itu jika datang dari orang lain, sebelum akhirnya memberikan pelukan kepada jurnalis veteran tersebut di akhir sesi.

Skuad asuhan Sellami tampil tanpa kehilangan kehormatan. Ali Olwan mencetak gol ke gawang Austria, sementara Nizar Al-Rashdan membawa Yordania unggul di babak kedua melawan Aljazair sebelum akhirnya disamakan. Permasalahan utama mereka ada di lini belakang, terutama dalam menghadapi bola mati — tiga dari lima gol yang mereka kebobolan berasal dari situasi tendangan sudut. Winger Musa Al-Taamari yang bermain untuk Rennes tetap menjadi ancaman utama dalam serangan balik.

Tentang rotasi pemain, Scaloni menjelaskan: “Idenya adalah memberikan kesempatan kepada sebagian besar pemain untuk bermain. Saya pikir mereka pantas mendapatkannya, dan selama situasi pertandingan memungkinkan, kami akan melakukannya.”

Mengenai formasi Yordania, ia menambahkan: “Yordania cenderung bermain dengan lima bek… kita harus bergerak dengan cara berbeda jika bermain dengan empat bek. Kami sudah mempersiapkannya dan tim tidak akan memiliki masalah untuk melakukan penyesuaian.”

Terkait duet Lautaro dan Álvarez, Scaloni berkata: “Jika pemain lain bekerja keras, Lautaro dan Julián bisa bermain bersama. Ini soal keseimbangan tim… kami ingin menjaga keseimbangan.”

Soal kondisi Cristian Romero, ia menegaskan: “Cuti baik-baik saja. Hari ini dia tidak berlatih bersama tim, tapi menjalani latihan terpisah… cedera itu tidak separah yang kami kira.”

Catatan: Messi dipastikan duduk di bangku cadangan. Dengan rotasi besar yang dilakukan Argentina, susunan sebelas pemain mereka merupakan perkiraan terbaik.

Argentina (4-3-3): E. Martínez; G. Montiel, N. Otamendi (kapten), M. Senesi, N. Tagliafico; G. Lo Celso, E. Palacios, L. Paredes; N. Paz, L. Martínez, J. Álvarez

Yordania (3-4-2-1): Y. Abulaila; Y. Al-Arab, E. Haddad, A. Nasib; M. Abu Taha, R. Ayed (kapten), N. Al-Rawabdeh, N. Al-Rashdan; A. Olwan, M. Al Mardi; M. Al-Taamari

Menurut prediksi dari superkomputer Opta: peluang kemenangan Argentina 78,1%, hasil imbang 13,2%, dan kemenangan Yordania 8,7%. Argentina membawa catatan delapan laga beruntun tanpa kebobolan ke pertandingan ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.