TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Sebanyak 7.000 pengunjung diperkirakan bakal memadati wisata alam Bantimurung Kabupaten Maros pada periode libur anak sekolah hingga 5 Juli mendatang.
Pengunjung nampak menikmati sejuknya aliran air terjun di wisata primadona Maros itu.
Sejumlah pengunjung lainnya menikmati hidangan yang dibawa dari rumah di atas tikar digelar ditepi aliran air.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Maros, Suwardi Sawedi mengatakan semenjak beberapa hari terakhir jumlah kunjungan sudah meningkat.
"Sekitar 30 sampai 40 persen kunjungan untuk pelajar. Contoh kemarin, kemarin itu hampir 500 kunjungan pelajar yang masuk ke Bantimurung," katanya kepada Tribun Timur, Minggu (28/6/2026).
Meski jumlah pengunjung meningkat, tarif masuk kawasan wisata tidak mengalami perubahan.
Untuk kategori pelajar, tarif masuk dipatok Rp15 ribu pada hari kerja dan Rp20 ribu saat hari libur.
Sementara pengunjung umum dikenakan tarif Rp35 ribu pada hari kerja dan Rp40 ribu saat hari libur.
Adapun wisatawan mancanegara dikenakan tarif masuk sebesar Rp200 ribu per orang.
"Khusus anak sekolah, harga tiketnya itu Rp15 ribu saat hari libur dan Rp20 ribu saat hari kerja," sebutnya.
Untuk meningkatkan jumlah kunjungan pelajar, ia menyebut sudah melakukan sosialisasi terhadap sejumlah sekolah.
"Kita sosialisasikan jika Bantimurung sudah menurunkan tiket, dan ke depan kita tetap ada prioritas untuk kegiatan-kegiatan di libur sekolah," bebernya.
Mantan Camat Cenrana ini menyebutkan selaian menikmati wahana wisata alam, pengunjung juga dapat menyewa berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan Bantimurung.
Penyewaan gazebo dibanderol Rp125 ribu, sedangkan cottage dapat disewa dengan tarif Rp850 ribu.
Masyarakat sekitar kawasan wisata juga menyediakan jasa penyewaan tikar untuk pengunjung.
"Tarif penyewaan tikar dipatok sekitar Rp25 ribu per lembar,"sebutnya.
Selain itu, tersedia pula penyewaan ban pelampung yang banyak dimanfaatkan wisatawan untuk bermain di area sungai.
“Pengunjung juga bisa menyewa ban pelampung Rp25 ribu dan digunakan sepuasnya,” jelasnya.
Salah satu pelajar, Alisa Khair mengaku senang bisa berlibur di Bantimurung saat libur sekolah.
Menurutnya, daya tarik utama Bantimurung adalah keindahan alamn dan kesejukan udaranya.
Selain itu, aliran air terjun sangat menyegarkan di tengah cuaca panas saat ini.
"Di tengah cuaca panas saat ini sangat cocok berenang di air terjun bantimurung. Tiketnya masih murah Rp20 ribu saja," terangnya.