SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Prestasi membanggakan di kancah internasional kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Aceh.
Siswa-siswi MAN 1 Pidie yang tergabung dalam kelompok "Mulieng Robotik" sukses membuktikan kemampuannya dengan memborong berbagai gelar juara dalam ajang bergengsi 16th Event World Robotic For Peace 2026.
Kompetisi robotik tingkat dunia tersebut diselenggarakan oleh IRTC (International Robotic Training and Competition) di Singapura dan Malaysia, mulai tanggal 26 hingga 29 Juni 2026.
Ajang ini terbilang sangat kompetitif karena diikuti oleh peserta dari sepuluh negara, yaitu Indonesia, Brunei, Malaysia, Singapura, Jepang, Laos, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam.
Halim El Bambi selaku Bidang Informasi dan Publikasi MAN 1 Pidie dalam keterangannya kepada Serambinews.com menyebutkan, bahwa pihak sekolah menurunkan enam perwakilannya untuk mengikuti kompetisi internasional tersebut.
Tim dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Muhammad Thaifuri, SPd, MPd, sebagai Ketua Tim didampingi pelatih Safri Ali.
Kemudian empat peserta siswa MAN 1 Pidie, yaitu Askia Humaira, Habibi Azzarrar, Muhammad Rifki, dan Ryas Juan Qoddafi.
Kerja keras dan kreativitas anak-anak Pidie dalam bidang koding dan robotik ini membuahkan hasil yang luar biasa.
Tim Mulieng Robotik MAN 1 Pidie sukses membawa pulang empat trofi dari berbagai kategori, di mana dua di antaranya merupakan Juara 1.
Baca juga: Wakili Aceh, MAN 1 Pidie Kirim Pemain Futsal ke Ajang AXIS Nasional Cup Regional Sumatera
Rinciannya meliputi Juara 1 Robot Soccer, Juara 1 Robot Sumo Berkaki, Juara 2 Robot Sumo 1 kg, serta Juara 2 Robot Sumo 500g.
Tidak hanya para siswa, apresiasi tinggi juga diberikan kepada sang mentor, Safri Ali, yang dianugerahi penghargaan khusus dengan predikat Best Coach.
Kepala MAN 1 Pidie, Muhammad Thaifuri, yang saat ini masih berada di Malaysia, menyatakan rasa syukur dan bangganya yang mendalam atas pencapaian luar biasa anak didiknya.
"Keberhasilan ini membuktikan bahwa kualitas proses pembelajaran yang selama ini dilaksanakan oleh guru-guru MAN 1 Pidie sudah pada kemampuan yang sangat baik dengan mampunya anak-anak kami bersaing dan bisa setara dengan anak lainnya di tingkat dunia," ujar Thaifuri dalam keterangan tertulisnya yang diterima Serambinews.com, Minggu (28/6/2026).
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengawal keberangkatan tim sejak awal.
"Kami sangat bangga atas keberhasilan dan sangat berterima kasih kepada Bapak Kakanwil Kemenag Aceh, Bapak Kakan Kemenag Pidie, serta Bapak Wakil Bupati Al Zaizi Umar yang selama ini memberikan dukungan yang sangat besar untuk Tim Robotik Mulieng MAN 1 Pidie," tambahnya.
Baca juga: Taklukkan SMKN Lapang Aceh Utara di Final, MAN 1 Pidie Juara Turnamen Bola Voli di UIA Bireuen
Jika tidak ada arah melintang, rombongan tim dijadwalkan akan kembali ke Indonesia pada Senin (29/6/2026) melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar.
Setelah pulang ke tanah air, Tim Mulieng Robotik tidak bersantai lama.
Mereka langsung bersiap menetapkan target besar berikutnya untuk kembali berlaga di kompetisi robotik internasional yang akan digelar di Jepang pada November tahun ini.
"Mohon doanya kepada masyarakat Aceh untuk kelancaran kegiatan Mulieng Robotik MAN 1 Pidie berikutnya," pungkas Thaifuri.
(Serambinews.com/Yeni Hardika).