Euforia Piala Dunia 2026, PPLPD Maju dan Arga Bitung Jawara Festival Sepakbola Rakyat di Manado
Chintya Rantung June 28, 2026 08:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Dua tim sepak bola junior, PPLPD Maju dan Arga Bitung menjadi jawara turnamen Festival Sepakbola Rakyat 2026 Kota Manado. 

PPLPD Maju, tim asal Kota Manado menjadi champions kategori Main Bracket. 

PPLPD Maju tampil sebagai juara setelah di final berhasil comeback atas Panzer Pegadaian dengan skor 3-2 di Lapangan Sparta Tikala. Tim Bina Taruna FU15 meraih juara ketiga.

Sebelumnya, Arga Bitung keluar sebagai juara Plate Bracket setelah mengalahkan PPLPD Hebat. Sedangkan tim SMA Negeri 3 Manado harus puas di peringkat tiga. 

Festival Sepakbola Rakyat di Manado, 25-27 Juni 2026 merupakan edisi terakhir dari rangkaian di beberapa kota di Nusantara. 

Sebelumnya, Festival Sepakbola Rakyat berlangsung di Labuan Bajo, NTB; Jakarta, Palu dan Makassar. 

Festival ini digelar untuk membuka akses lebih luas bagi talenta muda daerah untuk belajar, bertanding, dan berkembang 
melalui sepak bola. 

Festival ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem sepak bola usia muda yang inklusif, dekat dengan komunitas, dan relevan dengan semangat generasi muda. 

Kehadiran Manado sebagai kota penutup juga menegaskan pentingnya pemerataan ruang pembinaan sepak bola. Termasuk bagi talenta muda dari kawasan timur Indonesia. 

Ratu Tisha Destria, Wakil Ketua Umum PSSI, menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia muda membutuhkan kesinambungan dan kolaborasi lintas sektor. 

Event kali ini juga terasa spesial karena berlangsung di tengah Piala Dunia, dimana tren sepak bola terkini bertemu dengan pola pelatihan yang diterapkan pada jenjang U15–U18.

"Apresiasi bagi Coca-Cola Indonesia yang telah memberikan inspirasi dan kesempatan hingga ke sepak bola akar rumput,” ujarnya. 

Sejalan dengan Ratu Tisha, Donny Fahrochi, Head of Business Development PT Garuda Gemah Nusantara mengatakan, penyelenggaraan di Manado menjadi momentum penting untuk menutup rangkaian Festival Sepak Bola Rakyat. 

"Sepanjang perjalanan ini, kami melihat bagaimana sepak bola dapat menjadi medium yang dekat dengan masyarakat, sekaligus menjadi ruang bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan, membangun karakter, dan memperluas 
mimpi mereka," ujar Donny. 

Selama festival berlangsung di lima kota, sekitar 1.600 peserta turut berpartisipasi memeriahkan ajang ini, yang terdiri dari sekolah sepak bola (SSB) dan SMA/SMK/sederajat. 

Festival Sepak Bola Rakyat di Manado yang digelar di Lapangan Sparta Tikala menghadirkan berbagai aktivitas yang memadukan pengembangan sepak bola, hiburan komunitas, serta pengalaman digital. 

Para pelatih dari SSB dan pegiat sepak bola mengikuti coaching seminar untuk meningkatkan pemahaman pelatih dalam membangun metode latihan yang terstruktur sekaligus membentuk karakter, disiplin, dan mentalitas para pemain. 

Sementara itu, para peserta dari SSB serta komunitas sepak bola lokal juga mengikuti coaching clinic dan pertandingan kompetitif yang dirancang untuk membangun keterampilan, kepercayaan diri, dan semangat sportivitas, sekaligus menjaring talenta muda berbakat. 

Triyono Prijosoesilo, Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability Coca-Cola Indonesia mengatakan, kolaborasi ini menjadi bagian dari semangat Coca-Cola dalam membawa euforia FIFA World Cup 2026 lebih dekat ke masyarakat Indonesia. 

Bagi Coca-Cola Indonesia, sepak bola adalah passion yang menyatukan masyarakat lintas generasi dan latar belakang. 

"Penutupan rangkaian di Manado menjadi momen yang spesial karena memperlihatkan bagaimana semangat 
sepak bola dapat tumbuh kuat di berbagai daerah, termasuk dari timur Indonesia, sekaligus mendorong generasi muda untuk terus percaya pada potensi mereka,” ujarnya. 

Fabio Oliveira, Pelatih Sepak Bola Indonesia, turut menekankan pentingnya kehadiran festival seperti ini bagi pengembangan talenta muda daerah. 

“Saya melihat banyak anak muda memiliki semangat dan kemampuan yang sangat menjanjikan. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan, pembinaan, dan lingkungan yang mendukung," kata mantan pemain Persita Tangerang ini. 

Katanya, festival seperti ini penting karena memberikan pengalaman langsung bagi mereka untuk bermain, belajar, dan memahami nilai-nilai sepak bola secara lebih luas.(ndo) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.