753 Pebalap Ramaikan Bhayangkara Otomotif Nambaso 2026, Ajak Generasi Muda Tinggalkan Balap Liar
Regina Goldie June 29, 2026 11:23 AM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tengah menggelar Bhayangkara Otomotif Nambaso (BON) 2026 cabang Drag Bike dan Drag Race Seri 1 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Penggaraman, Talise, Kota Palu, sejak 27 hingga 28 Juni 2026 itu mendapat sambutan antusias dari para pecinta otomotif.

Sebanyak 500 starter ambil bagian pada kategori Drag Bike, sedangkan 253 starter lainnya mengikuti kategori Drag Race, sehingga total peserta mencapai 753 starter.

Para pebalap berasal dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.

Pembukaan kegiatan dihadiri Ketua IMI Sulawesi Tengah Helmy Umar, Pembina Bhayangkara Tadulako Offroad (BTOF) Sulawesi Tengah Kombes Pol Heni Agus Sunandar, jajaran pengurus IMI Sulawesi Tengah, serta komunitas otomotif.

Baca juga: Peringati Harganas 2026, Pemkab Donggala Ajak Warga Perkuat Ketahanan Keluarga

Pembina BTOF Sulawesi Tengah Kombes Pol Heni Agus Sunandar mengatakan penyelenggaraan Drag Bike dan Drag Race merupakan bagian dari komitmen Polri menghadirkan ruang positif bagi generasi muda dan komunitas otomotif sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, yakni "Polri untuk Masyarakat."

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan wadah bagi para pembalap dan pecinta otomotif untuk menyalurkan bakat serta hobinya di arena yang resmi, aman, dan sesuai aturan. Dengan demikian, potensi balap liar di jalan raya dapat diminimalisir sekaligus meningkatkan budaya tertib berlalu lintas," ujarnya, Minggu (28/6/2026). 

Menurut Heni, BON 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri, IMI, komunitas otomotif, dan masyarakat dalam menciptakan iklim otomotif yang sehat, sportif, dan berprestasi.

Ia menilai kehadiran peserta dari berbagai provinsi menunjukkan Sulawesi Tengah memiliki potensi menjadi tuan rumah penyelenggaraan event otomotif berskala nasional.

Baca Juga: Salimah Parigi Moutong Targetkan Program Berdampak Lewat Pelatihan Kepemimpinan Pengurus

"BON 2026 bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan, solidaritas, dan kebersamaan antar komunitas otomotif dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran para peserta dari berbagai provinsi menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah mampu menjadi tuan rumah event otomotif berskala nasional," katanya.

Heni berharap Bhayangkara Otomotif Nambaso dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang melahirkan pembalap-pembalap berprestasi sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga otomotif di Sulawesi Tengah.

Ia juga berharap kegiatan tersebut semakin mempererat kemitraan Polri dengan komunitas otomotif serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan balap liar di jalan umum.

"Semoga Bhayangkara Otomotif Nambaso 2026 menjadi wadah lahirnya pembalap-pembalap berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tengah hingga tingkat nasional, sekaligus mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan balap liar di jalan umum," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.