TRIBUNPALU.COM - Pengurus Daerah Salimah Parigi Moutong memperkuat kapasitas kepemimpinan organisasi melalui Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS) 1, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan berlangsung di SMP Lisaanul Arab, Jl. Irigasi, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pari Moutong, Sulawesi Tengah.
Sebanyak 10 pengurus mengikuti pelatihan sebagai bekal menjalankan amanah organisasi periode 2025–2030.
Pelatihan mengusung tema "Soliditas Struktur Lahirkan Program Berdampak".
Tema tersebut menekankan pentingnya membangun organisasi yang solid agar mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan dihadiri Ketua Pengurus Wilayah Salimah Sulawesi Tengah, Dewan Penasihat Salimah Wilayah Sulawesi Tengah, serta Ketua Departemen Pengembangan Daerah dan Peningkatan SDM PW Salimah Sulawesi Tengah.
Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai sejarah, visi, misi, dan nilai dasar perjuangan Salimah sebagai organisasi perempuan.
Materi tersebut disampaikan Ketua Departemen Pengembangan Daerah dan Peningkatan SDM PW Salimah Sulawesi Tengah, Silpa, S.P., M.M.
Baca juga: Pengurus Daerah Salimah Parigi Moutong Periode 2025–2030 Resmi Dilantik, Usung Semangat Baru
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Senin 29 Juni 2026, Emas Antam Makin Merosot, Ini Daftar Harga Terbaru
Peserta juga mengikuti materi tentang pentingnya membangun kerja sama tim dalam organisasi agar mampu mencapai tujuan bersama secara efektif.
Materi kedua disampaikan Dewan Penasihat Salimah Wilayah Sulawesi Tengah, Faridah Aini, SKM. Pembahasan difokuskan pada penguatan teamwork dalam menjalankan program organisasi.
Materi berikutnya disampaikan Ketua PW Salimah Sulawesi Tengah, Sumiaty, S.Pd. Ia menjelaskan pentingnya membangun organisasi berdasarkan prinsip solid, inklusif, inovatif, dan transformatif.
Ia juga menegaskan organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, keluarga, dan masyarakat.
"Salimah hadir untuk berkontribusi meningkatkan kualitas hidup perempuan sehingga lahir keluarga berkualitas yang menjadi fondasi bangsa," ujar Sumiaty.
Selain pembekalan materi, kegiatan diisi permainan kelompok yang bertujuan mempererat kekompakan antarpengurus.
Pengurus Wilayah Salimah Sulawesi Tengah dan Pengurus Daerah Salimah Parigi Moutong juga saling bertukar cendera mata sebagai simbol penguatan silaturahmi dan sinergi organisasi.
Pelatihan berakhir pada sore hari dengan harapan seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam menjalankan program organisasi di Kabupaten Parigi Moutong.
Melalui penguatan kepemimpinan tersebut, Salimah Parigi Moutong menargetkan lahirnya program yang berdampak nyata bagi perempuan, anak, dan keluarga sesuai visi organisasi periode 2025–2030.(*)
https://www.whatsapp.com/channel/0029VaGJUF060eBeALCKKw2b