TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kabupaten Buol terus memperkuat tata kelola data kesejahteraan sosial melalui kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengelola Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) dan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang digelar di Aula Dinas Sosial Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Buol, Moh Nasir Daimaroto serta menghadirkan narasumber dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah, dan Bappeda Kabupaten Buol.
Bimtek diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri atas operator SIKS-NG desa dan kelurahan serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari 11 kecamatan.
Ketua panitia, Moh. Fadli Padjimbung, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola SIKS-NG agar proses verifikasi dan validasi data kemiskinan berjalan lebih akurat, cepat, dan akuntabel.
Baca juga: Kuasa Hukum Warga Mayayap Banggai Soroti Penanganan Dugaan Pencemaran Lingkungan Tambang
Menurutnya, data yang berkualitas menjadi kunci agar program perlindungan sosial dan bantuan sosial dapat disalurkan tepat sasaran.
"Melalui kegiatan ini diharapkan kemampuan teknis operator semakin meningkat, tercipta kesamaan persepsi mengenai mekanisme verifikasi data, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Sosial, Bappeda, dan pemerintah desa dalam pemutakhiran data kesejahteraan sosial," ujarnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol menyampaikan apresiasi kepada Pusdatin Kementerian Sosial RI dan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah atas dukungan dan pendampingan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Buol dalam penguatan pengelolaan data sosial.
Ia menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan program perlindungan sosial.
Oleh karena itu, kualitas data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sangat menentukan keberhasilan berbagai program bantuan dan pemberdayaan masyarakat.
"Saya berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis pengelola SIKS-NG, tetapi juga memperkuat komitmen kita bersama dalam menghadirkan data kesejahteraan sosial yang valid sehingga setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Wakil Bupati.
Baca juga: Raih 6 Medali Emas, Kontingen Sulteng Ukir Sejarah di Pesparawi 2026
Wakil Bupati juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperdalam pengetahuan, aktif berdiskusi, dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing.
Selain penyampaian materi kebijakan penanggulangan kemiskinan dan pengelolaan data kesejahteraan sosial, kegiatan juga diisi dengan praktik peningkatan kapasitas pengelola SIKS-NG Daerah, diskusi interaktif, serta evaluasi guna meningkatkan kompetensi pengelola data di tingkat desa dan kelurahan.
Melalui penguatan kapasitas ini, Pemerintah Kabupaten Buol berharap kualitas data kemiskinan semakin baik sehingga penyaluran bantuan sosial dapat berlangsung lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. (*)