S-26 Ajak Orang Tua Memahami Rahasia Koneksi Otak Anak Lewat Pengalaman Imersif
Wiwit Purwanto June 29, 2026 12:50 PM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) menuntut anak memiliki kemampuan belajar yang semakin adaptif sejak usia dini.

Menjawab tantangan tersebut, S-26 menghadirkan kampanye "Semua Bisa Jadi Hebat" melalui pengalaman belajar imersif S-26 Exceptional Journey: A Journey Inside The Brain di Pakuwon Mall Surabaya.

Selama akhir pekan, area pameran dipenuhi berbagai wahana interaktif yang mengajak orang tua dan anak menjelajahi cara kerja otak melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.

Tidak sekadar bermain, pengunjung diajak memahami bagaimana stimulasi dan asupan gizi berperan dalam membentuk koneksi otak yang mendukung proses belajar anak di masa depan.

Category Marketing Manager Wyeth Nutrition S-26 Vera Niki Gozali mengatakan, melalui kampanye "Semua Bisa Jadi Hebat", pihaknya ingin mengajak para orang tua memahami bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai potensinya.

Baca juga: Banyuwangi Jadi Percontohan Global dalam Pengembangan Anak Usia Dini Inklusif

"Melalui kampanye 'Semua Bisa Jadi Hebat', kami ingin mengajak Mams & Paps melihat bahwa di balik setiap anak hebat, terdapat koneksi otak yang cepat. Koneksi ini berperan penting dalam mendukung proses belajar si kecil, menghubungkan berbagai informasi, dan mengembangkan potensi uniknya. Karena itu, kami percaya setiap anak bisa jadi hebat melalui perjalanan belajarnya masing-masing," kata Vera, Minggu (28/6/2026).

Mielinasi Berperan Penting dalam Proses Belajar Anak

Seiring berkembangnya penelitian mengenai tumbuh kembang anak, para ahli menekankan pentingnya proses mielinasi, yakni pembentukan lapisan pelindung serabut saraf yang membuat koneksi antarsel otak bekerja lebih cepat.

Ibarat jalan tol, mielin membantu pesan antarsel saraf bergerak lebih lancar sehingga mendukung kemampuan belajar sehari-hari.

Dokter Spesialis Anak, dr. Dian Pratamastuti, Sp.A., menjelaskan bahwa pada masa awal kehidupan, proses mielinasi menjadi fondasi penting dalam pembentukan berbagai kemampuan anak.

"Pada awal kehidupan, ketika otak anak berkembang sangat pesat dan aktif membentuk berbagai koneksi yang mendukung perkembangan berbagai kemampuan, mielinasi berperan penting dalam mendukung kemampuan motorik, bahasa dan komunikasi, hingga kemampuan kognitif seperti fokus, daya ingat, dan pemecahan masalah."

Baca juga: Sampoerna Academy: Sinergi Orang Tua dan Sekolah Penting untuk Fase-Fase Perkembangan Anak

Ia menambahkan, proses tersebut perlu didukung kombinasi nutrisi yang tepat serta stimulasi yang beragam.

"Untuk mendukung proses mielinasi ini, anak memerlukan kombinasi gizi yang tepat dalam jumlah yang tepat seperti sphingomyelin, fosfolipid, alfa-laktalbumin, AA, DHA, serta stimulasi yang beragam melalui bermain, berinteraksi, dan bereksplorasi. Ketika gizi dan stimulasi berjalan beriringan, keduanya dapat membantu mendukung proses belajar dan tumbuh kembang anak yang optimal,” jelas dr Dian.

Pengalaman Interaktif Memahami Cara Kerja Otak Anak

Melalui S-26 Exceptional Journey, pengunjung dapat mencoba berbagai zona interaktif seperti Neuron Dance, Logic Lab, Neuron Express, hingga Vision Pod. Seluruh wahana dirancang untuk membantu orang tua memahami pentingnya stimulasi dan nutrisi dalam mendukung perkembangan otak anak.

Daya tarik utama kegiatan ini adalah S-26 Exceptional Brain Visualizer, sebuah headband berbasis teknologi EEG yang dikembangkan tim ahli neurocognitive asal Inggris, MyndPlay.

Perangkat tersebut mampu memvisualisasikan aktivitas berbagai area otak anak secara real time sehingga proses belajar yang selama ini tidak terlihat menjadi lebih mudah dipahami.

Salah seorang pengunjung, Syafira Devani, mengaku memperoleh pengalaman baru saat mengikuti kegiatan tersebut bersama keluarganya.

"Anak saya dapat belajar sambil bermain, dan saya sebagai orang tua dapat memahami bagaimana proses belajar dan stimulasi dapat mendukung perkembangan otak si Kecil," kata  Syafira.

Melalui kampanye "Semua Bisa Jadi Hebat", S-26 menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui kombinasi nutrisi, stimulasi yang tepat, serta pengalaman multi-learning agar generasi Alpha dan Beta siap menghadapi tantangan masa depan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.