BANJARMASINPOST.CO.ID - Arsenal terus memburu gelandang brilian milik sesama Liga Inggris Newcastle United, Bruno Guimaraes.
Guimaraes masuk bursa transfer Arsenal karena disebut sebagai pemain yang lebih baik dari Mantan gelandang Arsenal lainnya, Granit Xhaka.
Diketahui Xhaka akan bergabung dengan Chelsea, setelah sebelumnya bermain untuk Bayer Leverkusen dan Sunderland setelah meninggalkan Emirates.
Kabar soal wacana kedatangan Guimaraes disambut antusias para fans sejati Arsenal di Indonesia termasuk di Kalimantan Selatan yang tergabung dalam Arsenal Suporter Indonesia (AIS) Banjarmasin.
Baca juga: Kejutan Transfer Chelsea, Eks Arsenal Dilirik Xabi, Mantan Barito Putera dan Timnas Indonesia: Aneh
Founder AIS Banjarmasin, M Khairil Nurhadi mengaku tidak terlalu terkejut soal rencana transfer Guimaraes.
"Kita dikomunitas sudah tahu rencana ini sejak lama namun saat terus dipantau belum ada realisasi yang signifikan," kata Khairil saat dihubungi Banjarmasinpost.co.id Senin (29/6/2026) pagi.
Khairil menjelaskan Guimaraes merupakan pemain yang masuk kreteriak taktik dari Mikel Arteta.
Dia gelandang yang memiliki kemampuan bagus baik dalam bertahan dan menyerang.
"Lihat saja musim lalu di Newcastle United dan juga permainannya di Brasil saat Piala Dunia 2026," kata Khairil.
Saat ini Arsenal tambah pria asal Banjarmasin ini Arsenal memang sudah memiliki Declan rice dan Martin Zubimendi di lini tengah.
"Dengan kehadiran Guimaraes akan semakin memperkuar sektor vital Arsenal," ujar dia.
Ini juga akan semakin memperkaya taktik Arteta soal rotasi di sektor gelandang. Pemain bsia berkompetisid an saling bersaing memperbutkan posisi reguler.
Soal Guimaraes dan Granit, Khairil memberikan pandanganya dimana kedua pemain ini memiliki tipe yang sama sehingga wajar diangap sebagai penerus baru.
"Xhaka memang sudah terbukti sebagai pengatur lini tengah Arsenal bagus sayangnya dia sudah menyeberang ke Chelsea," ungkapnya.
Dengan kemampuan Guimaraes, dia yakin akan bisa menyamai level Xhaka atau jika konsesten bisa melebihi kemampuannya.
Baca juga: Rumor Transfer: Arsenal Berebut Bek Muda PSG, Striker Barito Putera Sebut Solusi Tepat
Dilansir Football Fans Cast, kabar terbaru mengenai transfer ini datang dari TEAMtalk yang melaporkan bahwa Arsenal siap untuk merekrut gelandang tersebut setelah mendapat dorongan dari agennya untuk mengejar kesepakatan.
Sebagai hasilnya, setelah diskusi panjang dengan perwakilan pemain dalam beberapa pekan terakhir, Arsenal kini 'semakin yakin' bahwa kesepakatan mungkin terjadi, asalkan mereka dapat mencapai kesepakatan mengenai biaya transfer. Saat ini, tawaran sebesar £80 juta sedang disiapkan.
Nah, jika mereka bisa menyelesaikan kesepakatan ini, itu akan langsung meningkatkan kualitas tim. Lagipula, dia sudah digambarkan oleh Gabriel Martinelli sebagai "salah satu gelandang terbaik di dunia." Lebih jauh lagi, dia bisa menjadi Xhaka mereka.
Intinya, Guimaraes adalah salah satu pemain paling tegas di liga utama, dia pemain yang tangguh, pemain yang Anda benci untuk dihadapi tetapi senang bermain bersamanya.
Dalam hal itu, dia sangat mirip dengan Xhaka.
Sejak pertama kali bergabung dengan Arsenal pada tahun 2016, hanya satu pemain yang memiliki kartu kuning lebih banyak (James Tarkowski, 72) di Liga Premier daripada Xhaka yang memiliki 64 kartu kuning.
Ia mendapatkan kartu kuning tersebut dalam 259 pertandingan, satu setiap empat pertandingan.
Sementara itu, sejak Bruno pindah ke Newcastle, ia telah mendapatkan 33 kartu kuning, satu setiap 4,6 pertandingan.
Kartu kuning terbanyak di Liga Premier sejak 2016
STATISTIK KARTU KUNING PEMAIN
Meskipun pemain Brasil ini bisa gegabah dan agresif, sikap pantang menyerah dan semangat juangnya memang mirip dengan Xhaka, tetapi perbandingan ini lebih dari sekadar penampilan fisik.
Kapten Newcastle, Guimaraes adalah pemimpin alami seperti Xhaka, tetapi ia juga sangat mahir secara teknis.
Musim lalu, gelandang andalan The Toon ini juga mencetak sembilan gol dan enam assist di Premier League.
Ia telah menjadi gelandang yang benar-benar agresif dalam menerobos pertahanan lawan, yang tentu saja memiliki kemiripan dengan Xhaka, terutama di musim terakhirnya di London utara.
Menjelang akhir kariernya di Arsenal, pemain veteran ini mencetak sembilan gol dan memberikan tujuh assist di semua kompetisi selama musim 2022/23.
Di usia 28 tahun, Guimaraes berada di puncak kariernya. Dia adalah pemain yang siap meraih kemenangan saat ini, pemain yang dengan kemampuannya yang mirip Xhaka, dapat membawa Arsenal meraih gelar Liga Premier lainnya.
(Banjarmasinpost.co.id)