Bangkitnya pariwisata Thailand didukung dengan kemajuan wisata kuliner di sana. Banyak wisatawan yang tertarik untuk mencoba kuliner Thailand.
Baru enam bulan tahun 2026 berjalan, sudah 15,4 juta wisatawan berkunjung ke Thailand. Kebangkitan pariwisata di Negara Gajah Putih ternyata turut didukung dengan majunya sektor kuliner di sana.
Salah satu pusat kuliner di Thailand, Banthat Thong turut menjadi penyumbang kebangkitan sektor pariwisata di sana. Menurut data dari PMCU (Property Management Chulalongkorn University), banyak turis asing berkunjung ke kawasan itu untuk berwisata kuliner.
Mereka kebanyakan berasal dari China, Eropa dan berbagai negara di benua Asia dengan proporsi yang cukup seragam. Mereka menguasai 40 persen kunjungan di kawasan tersebut, sedangkan sisanya didominasi oleh warga lokal.
Dilansir dari The Nation, Senin (29/6/2026), dari utara hingga ke selatan, berbagai merk restoran, serta kedai makanan dan minuman memilih kawasan Banthat Thong sebagai lokasi pembukaan cabang baru mereka.
Salah satunya adalah Nueng Nom Nua yang kerap jadi destinasi favorit turis asing. Restoran itu punya rating 4,9 di Google dan antrean pengunjung selalu terjadi di setiap malam.
Ada pula Suang Bualoy Chang Phueak dari Chiang Mai, Baan Ko Nom Sod dari Pattani, hingga Cafe Lod Chong Wat Jade dari Samut Sakhon tak ketinggalan membuka cabang di kawasan tersebut.
Kedai teh seperti Chalong hingga ChaTraMue turut mmebuka cabang baru di Banthat Thong, menjadikan kawasan itu jadi makin hits di kalangan anak muda Thailand karena jadi spot foto-foto baru.
Itu menunjukkan betapa kawasan ini sedang naik daun di mata wisatawan, maupun warga lokal. Pertumbuhan pesat kawasan Banthat Thong tentu saja menjadi kabar baik bagi sektor pariwisata di negara tersebut.





