BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Empat remaja yang mendaki Bukit Maras, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka dikabarkan hilang Minggu (28/6/2026) berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan dievakuasi tim Basarnas gabungan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Heryadi, mengatakan pihaknya turun serta dalam proses pencarian para korban
"Ya kita turunkan juga mulai dari proses pencarian sampai dini hari mereka (korban) ditemukan," ungkap Heryadi kepada Bangkapos.com, Senin (29/6/2026).
Pihakknya pun terus melakukan sosialisasi atau himbauan kepada seluruh masyarakat, terkait kondisi cuaca ataupun informasi lain dengan tujuan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat.
"Kalau informasi selalu kita sampaikan selalu ke masyarakat, kami harapkan apa yang tidak kita inginkan jangan sampai terjadi terhadap masyarakat ataupun yang hendak melakukan aktivitas," ucapnya.
Diakuinya kejadian orang hilang atau tersesat di Bukit Maras, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka sudah lama tidak terjadi dan baru kali ini terjadi hingga menimpa keempat remaja asal Sungailiat, Kabupaten Bangka.
"Semenjak saya di BPBD Bangka baru kali ini kejadian, tapi kalau sebelum-sebelumnya saya tidak tahu karena saya juga baru di BPBD. Akan tetapi, kami harap kejadian seperti ini tidak terulang kembali," ujarnya.
Dimana sebelumnya, Proses pencarian empat remaja asal Sungailiat, Kabupaten Bangka, akhirnya membuahkan hasil dan ditemukan dalam kondisi sehat, Senin (29/6/2026) dini hari.
Dalam proses pencarian tim gabungan dikerahkan, guna menelusuri area perbukitan Maras, Desa Berbura, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka sejak, Sabtu (28/6/2026) malam.
Setelah adanya laporan dari salah satu keluarga, yang menyatakan anaknya belum pulang dari pagi hari yang pergi ke pencarian warga hilang ketika di hendak pergi ke Air Terjun Meruyan Desa Berbura, Kecamatan Riau Silip.
Kabar penemuan remaja yang sempat dikabarkan hilang, disampaikan bupati Bangka, Fery Insani kepada Bangkapos.com.
"Alhamdulillah pagi tadi sekitar puku 04.20 WIB, kondisi mereka sehat meski tiga orang mengalami luka lecet-lecet dan satu orang harus tanduh dari atas oleh tim gabungan," kata Fery.
Lebih lanjut Fery menyampaikan, orang tua remaja ini pun sempat khawatir atas tidak pulangnya anak-anaknya sejak kemarin siang dan tidak menyangka anak-anaknya tersesat karena mendaki tidak lewat jalur resmi.
"Kasihan orang tuanya dari semalam nangis-nangis, mereka kesesat karena tidak lewat jalur resmi dan tidak terdaftar di BKSDA," ucapnya.
Proses pencarian pun melibatkan Pemkab Bangka ngka bersama BKSDA, PSC, kades berbura, camat, relawan, masyarakat desa.
"Ini kami masih diatas dan mau turun sembari menanduh satu remaja yang sempat hilang, semoga nanti selamat sampai bawah," ujarnya. (Bangkapos.com/Adi Saputra).