Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM -Basis pendukung Tim Nasional Jerman di Indonesia Timur, Deutscher Fanclub Ambon (DFA), optimis Der Panzer tak mengalami hambatan di babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026.
Menghadapi Paraguay di Gillette Stadium, Amerika Serikat, pada Selasa (30/6/2026) dini hari, optimis tinggi tetap diusung kendati raksasa Eropa tersebut sempat terpeleset di laga terakhir fase grup.
Sekretaris DFA, Alfred V. Tutupary, menegaskan bahwa kekalahan 1 - 2 dari Ekuador justru menjadi modal evaluasi yang sangat berharga bagi anak asuh Julian Nagelsmann sebelum memasuki fase hidup mati ini.
“Kekalahan dari Ekuador di laga terakhir fase grup sama sekali tidak menggoyahkan optimisme kami pada Timnas Jerman. Kami melihat kekalahan itu sebagai alarm penting bagi pelatih Julian Nagelsmann untuk segera menambal celah di lini belakang,“ ujar Alfred kepada TribunAmbon.com via telepon seluler pada Senin (29/6/2026) malam.
Menurut Alfred, fase gugur merupakan panggung asli bagi Jerman, di mana karakteristik dan mentalitas juara mereka yang sesungguhnya akan keluar di bawah tekanan.
Dengan dijabarkan tiga faktor kunci yang akan menentukan jalannya pertandingan dini hari nanti.
Baca juga: PICS STERNRITTER Juara Turnamen ML Kapolri Cup 2026 Tingkat Polresta Ambon, Ini Daftar Pemenangnya
Baca juga: HARGANAS Ke-33, Bupati Fachri: Ayah Bukan Sekadar Pencari Nafkah, Tapi Pahlawan Keluarga
Bahwa Jerman menembus babak 32 besar dengan predikat salah satu tim paling produktif setelah mengemas total 10 gol di fase grup.
Kreativitas para gelandang serang serta kecepatan mengeksploitasi lebar lapangan lewat sektor sayap diproyeksikan menjadi modal utama untuk membongkar pertahanan berlapis.
Baginya, kendati Paraguay dikenal sebagai tim dengan pertahanan low-block yang sangat disiplin dan mengandalkan keunggulan fisik, terbukti dengan catatan hanya kebobolan 4 gol di fase grup.
Namun, keterbatasan produktivitas gol mereka yang baru mengoleksi 2 gol dinilai akan memberikan keleluasaan bagi Jerman untuk mendikte permainan di sepertiga akhir lapangan.
Dia menilai, skuad Jerman dituntut tampil jauh lebih disiplin dalam mengantisipasi skema serangan balik cepat dan situasi bola mati (set-piece) Paraguay, yang sempat menjadi titik lemah terekspos pada laga kontra Ekuador lalu.
Optimisnya melihat konstelasi kekuatan di atas kertas serta motivasi penembusan poin yang diusung skuad Jerman, DFA meyakinkan Die Mannschaft mampu mengunci kemenangan dalam waktu normal tanpa harus melalui drama babak penambahan waktu.
“Paraguay pasti akan bermain pragmatis dan mencoba membuat Jerman frustrasi sejak menit awal. Namun, dengan rotasi pemain yang dinamis dan fokus tim yang kini kembali 100 persen, kami memprediksi pertandingan ini akan dimenangkan oleh Jerman dengan skor akhir Jerman 2-0 Paraguay,” tegas Alfred optimistis.
Menutup keterangannya, pihak Deutscher Fanclub mengundang seluruh anggota DFA dan seluruh fans Jerman yang ada di Ambon untuk mengikuti nonton bareng pertandingan Jerman Vs Paraguay di Caffe Rumah Tua (Depan McD Ambon) mulai pukul 04.00 WIT sampai selesai.
Tak lupa dihimbau seluruh fans Jerman untuk melakukan konvoi dengan memperhatikan keselamatan diri dan kenyamanan pengguna jalan lain.
“Konvoi yang aman dan berikan kenyamanan bagi pengguna jalan lain. Patuhi pihak keamanan yang bertugas. Jerman harga mati, DFA selalu di hati. Salam tiga warna,”tutup Alfred. (*)