BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kepala Desa Banua Halat Kiri, Farid Wajidi didampingi Kepala Desa Banua Halat Kanan Akhmad Suriansyah beraudiensi dengan Bupati Tapin H Yamani di ruang kerja Bupati Tapin, Kantor Bupati Tapin, Jalan Datu Nuraya, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Senin (29/6/2026).
Audiensi tersebut dilakukan untuk melaporkan sekaligus meminta dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan acara budaya tahunan Baayun Maulid yang akan digelar di Desa Banua Halat Kiri.
Farid Wajidi menjelaskan, pihak desa sengaja menyampaikan langsung rencana kegiatan kepada pemerintah daerah karena acara tersebut bukan kegiatan pribadi, melainkan agenda budaya masyarakat yang rutin dilaksanakan.
“Pertama kami melapor kepada pimpinan daerah karena kegiatan ini bukan acara pribadi, tetapi kegiatan masyarakat dan budaya yang dilaksanakan setiap tahun,” ujarnya usai pertemuan.
Selain melaporkan rencana pelaksanaan Baayun Maulid, pihak desa juga menyampaikan informasi terkait penceramah yang direncanakan mengisi rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.
Menurut Farid, pelaksanaan Baayun Maulid direncanakan berlangsung pada awal Agustus 2026. Namun tanggal pelaksanaan masih dipastikan kembali agar menyesuaikan kalender kegiatan yang ada.
“Tadi dipastikan dulu terkait tanggal karena ada beberapa acuan kalender yang perlu disesuaikan. Rencananya dilaksanakan pada awal Agustus,” katanya.
Baca juga: Banjir Durian di Tapin, Lapak Buah di Jalan Brigjen Hasan Basri Diserbu Pembeli Tiap Petang
Untuk memeriahkan pelaksanaan Baayun Maulid, panitia juga merencanakan sejumlah kegiatan pendukung berupa perlombaan bernuansa Islami dan budaya.
Beberapa kegiatan yang dibahas di antaranya lomba busana muslim, lomba bernuansa religi, serta sejumlah kegiatan masyarakat lainnya yang akan digelar sebelum acara puncak Baayun Maulid.
Farid berharap pelaksanaan Baayun Maulid tahun ini dapat dihadiri langsung oleh Bupati Tapin, baik untuk membuka maupun menghadiri rangkaian kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak desa turut menyampaikan kebutuhan penunjang pelaksanaan kegiatan seperti penataan lingkungan, penerangan jalan, penataan pepohonan, serta perbaikan akses menuju lokasi kegiatan.
Menurutnya, dukungan sarana dan prasarana diperlukan agar pelaksanaan Baayun Maulid berlangsung aman, nyaman, dan semakin meriah. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)