Seorang Warga jadi Korban Balap Liar di Bondowoso, Ditabrak Saat Beli Nasi untuk Istri
Haorrahman June 29, 2026 10:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Video viral yang memperlihatkan seorang pria terjatuh saat aksi balap liar di Jalan PB Sudirman, Kecamatan Bondowoso, Sabtu (27/6/2026) malam, memunculkan kesalahpahaman di media sosial. Banyak warganet mengira pria tersebut merupakan salah satu pembalap liar.

Faktanya, pria yang menjadi korban adalah Muhammad Nur Husen, warga Kelurahan Blindungan, Kecamatan Bondowoso. Ia justru merupakan pengendara yang sedang melintas untuk membeli makanan ketika ditabrak sepeda motor yang tengah melakukan balap liar.

Akibat insiden tersebut, Husen mengalami dislokasi tulang pada tangan kiri serta luka di beberapa bagian tubuh. Saat ditemui, kondisi pinggul, kaki kanan, dan tangan kirinya masih dibalut perban.

Keluarga mengaku kecewa karena video yang beredar membuat Husen menjadi sasaran komentar negatif di media sosial.

"Saudara saya tidak terima. Di Facebook ada komentar yang bahkan mendoakan saya mati. Padahal saya kan tidak ikut balapan," ujar Husen sembari menunjukkan video yang memperlihatkan dirinya hanya berkendara pelan dan tidak terlibat balapan.

Baca juga: Aksi Balap Liar di Dekat Pendopo Bondowoso Resahkan Warga, Kerap Kucing-kucingan dengan Polisi

Beli Nasi untuk Istri

Husen menjelaskan, malam itu ia keluar rumah untuk membeli nasi bebek karena sang istri sedang mengidam makanan tersebut. Ia mengendarai sepeda motor Honda Scoopy miliknya menuju Jalan PB Sudirman.

Saat melintas di jalan satu arah tersebut, Husen mengaku tidak mengetahui lokasi itu sering dijadikan arena balap liar. Ia baru kembali ke Bondowoso setelah beberapa waktu merantau dan bekerja di Kalimantan Selatan.

"Saya pikir anak-anak yang ramai di pinggir jalan itu karena biasanya ada yang buka warkop keliling pakai sepeda motor. Biasanya kan nongkrong begitu," katanya saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2026).

Karena menganggap situasi normal, Husen tetap melaju dengan kecepatan wajar. Namun, tiba-tiba sebuah sepeda motor yang sedang balapan datang dari arah belakang dengan kecepatan tinggi dan langsung menabraknya.

Baca juga: Tak Diambil Pemiliknya, 20 Motor Hasil Operasi Balap Liar di Situbondo Akan Dilelang Kejaksaan

Terjatuh

Usai terjatuh, Husen segera menyelamatkan diri ke bahu jalan karena khawatir masih ada motor lain yang melaju kencang.

"Saya menelepon saudara dulu. Awalnya begitu jatuh, kepala saya terbentur aspal dua kali. Karena takut ada motor lain lagi dari belakang, saya langsung lari ke pinggir," tuturnya.

Seorang anggota kepolisian sempat menawarkan untuk membawa Husen ke RS Bhayangkara. Namun, ia memilih menunggu keluarganya datang menjemput sebelum akhirnya menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Selain mengalami luka, sepeda motor milik Husen juga mengalami kerusakan berat. Spidometer pecah, bodi motor bengkok ke kiri, dan knalpot hancur.

Keluarga masih berusaha mencari identitas pelaku balap liar yang melarikan diri setelah menabrak Husen. Mereka berharap pelaku memiliki iktikad baik untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Husen juga meminta aparat penegak hukum mengambil langkah tegas terhadap aksi balap liar yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Warga Bondowoso memang kerap mengeluhkan Jalan PB Sudirman yang sering dijadikan lokasi balap liar pada malam hari. Rekaman video kecelakaan yang viral di media sosial turut memicu berbagai komentar satir karena banyak warganet mengira korban merupakan peserta balapan, padahal ia hanyalah pengguna jalan yang melintas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.