TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pemilik rumah kontrakan mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo di Kota Studi Manokwari, Lasarus Indouw, menawarkan bangunan miliknya untuk dibeli secara permanen oleh Pemerintah Kabupaten Yahukimo.
Langkah ini ia ambil sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa yang terancam kehilangan tempat tinggal akibat ketidakpastian pembayaran sewa.
Dalam wawancara di Manokwari, Lasarus menegaskan bahwa ketidakjelasan pembayaran kontrakan tidak hanya merugikan pemilik rumah, tetapi juga mengganggu keberlangsungan pendidikan mahasiswa.
Ia prihatin melihat mahasiswa asli Papua harus menghadapi persoalan tempat tinggal di tengah perjuangan menempuh pendidikan.
“Mereka anak-anak asli Papua. Kalau bukan pemerintah yang memperhatikan mereka, siapa lagi?” ujar Lasarus, Se;asa (30/6/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia dengan memastikan kebutuhan dasar mahasiswa terpenuhi.
Generasi muda Yahukimo, kata Lasarus, merupakan aset daerah yang kelak akan kembali membangun kampung halamannya.
Baca juga: Kontrakan Belum Dibayar, Mahasiswa Yahukimo di Manokwari Terancam Kehilangan Tempat Tinggal
Sebagai solusi jangka panjang, Lasarus menawarkan rumah kontrakan yang selama ini ditempati mahasiswa untuk dibeli pemerintah dengan nilai sekitar Rp3 miliar.
Ia menilai angka tersebut tidak besar dibandingkan dengan anggaran daerah.
“Kalau bisa pemerintah beli langsung rumah ini. Dengan begitu mahasiswa memiliki tempat tinggal yang pasti,” katanya.
Selain menyediakan tempat tinggal, Lasarus juga menyatakan kesediaannya membantu mahasiswa dalam kebutuhan sehari-hari.
Bahkan, ia membuka peluang kerja bagi lulusan yang belum mendapat pekerjaan di daerah asal.
“Soal makan dan minum kami siap membantu. Kalau ada yang sudah lulus tetapi belum mendapat pekerjaan di Yahukimo, mereka bisa tinggal bersama saya dan bekerja di sini,” ujarnya.
Lasarus berharap Pemerintah Kabupaten Yahukimo segera mengambil langkah konkret agar mahasiswa dapat melanjutkan pendidikan tanpa dibayangi persoalan tempat tinggal.
“Saya mohon pemerintah bekerja sama agar anak-anak ini bisa belajar dengan tenang dan menjadi generasi yang membangun Yahukimo di masa depan,” tutupnya.