Ini Daftar 17 Wilayah yang Bakal Hadapi Puncak Kemarau di Bulan Juli, Agustus, Semptember 2026
Vivi Febrianti June 30, 2026 10:03 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Masyarakat di sejumlah wilayah di Indonesia, akan bergiliran merasakan puncak kemarau tahun 2026 mulai bulan Juli hingga September.

Puncak kemarau tahun ini diprediksi lebih kering dari sebelumnya.

Panasnya musim kemarau ini akan dirasakan pertama kali oleh masyarakat pulau Jawa, sebagian Pulau Sumatra hingga Papua.

Wilayah di daerah tersebut, akan mengalami puncak kemarau pada bulan Juli 2026.

Selanjutnya, pada Agustus nanti giliran masyarakat di Sumatra tengah sampai Maluku Utara yang merasakan puncak kemarau.

Lalu masyarakat di Lampung sampai sebagian besar Papua baru akan merasakan panas musim kemarau pada bulan September 2026.

Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, memaparkan, puncak kemarau pada Juli mencakup 83 Zona Musim (ZOM) atau 12,26 persen luas daratan Indonesia.

Sedangkan, puncak kemarau terjadi di 369 ZOM (48,84 persen luas daratan) pada Agustus dan 169 ZOM (25,41 persen luas daratan) pada September.

Dengan begitu, mana saja daftar wilayah yang akan mengalami puncak musim kemarau di bulan Juli, Agustus, dan September 2026?

Wilayah yang mengalami puncak kemarau 2026 Dalam daftar ini, terdapat 17 wilayah yang mulai mengalami musim kemarau secara bergilir.

Beberapa wilayah tercatat berulangkali pada lebih dari satu bulan karena puncak musim kemarau berlangsung bertahap di kawasan tersebut. 

Misalnya, Pulau Jawa mulai mengalami puncak kemarau pada Juli.

Namun, sebagian wilayah Jawa lainnya baru mencapai puncak kemarau pada Agustus atau September.

Pola serupa juga terjadi di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua karena waktu datangnya musim kemarau berbeda-beda di tiap daerah.

Daftar wilayah yang mengalami puncak kemarau bulan Juli

Teuku Faisal mengatakan sejumlah wilayah di Jawa dan Sumatra, sampai Papua diprediksi akan mengalami puncak kemarau bulan Juli.

Antara lain: Sebagian provinsi di Sumatra Sebagian provinsi di Kalimantan Pulau Jawa Nusa Tenggara Timur bagian selatan Sulawesi Barat bagian utara Sulawesi Tengah bagian barat Sebagian kecil Maluku Papua Barat Daya bagian selatan Papua Barat bagian tengah Papua bagian timur.

Daftar wilayah yang mengalami puncak kemarau bulan Agustus

Lalu pada bulan Agustus 2026, puncak musim kemarau terjadi pada daerah ini:

  • Sumatra bagian tengah
  • Sebagian besar Jawa
  • Sebagian besar Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Sebagian besar Kalimantan
  • Sebagian Sulawesi
  • Sebagian Maluku
  • Sebagian Maluku Utara
  • Sebagian besar Pulau Papua.

Sebanyak 169 ZOM (25,41 persen luas daratan) memasuki puncak kemarau pada September 2026, meliputi wilayah ini:

  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Sebagian besar Sumatra Selatan
  • Lampung
  • Sebagian kecil Jawa
  • Sebagian besar Nusa Tenggara Timur
  • Kalimantan bagian selatan
  • Sebagian besar Sulawesi
  • Sebagian besar Maluku Utara
  • Sebagian Maluku
  • Papua Pegunungan bagian tengah.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan,mengungkapkan, musim kemarau di Indonesia pada tahun 2026 ini diprediksi lebih kering dan lebih panjang dibanding rata-rata normalnya.

Kondisi ini memerlukan penyesuaian ekstra mengingat adanya peluang El Nino.

“BMKG memprediksi fenomena El Nino akan terus bertahan hingga awal tahun 2027 dengan peluang intensitas mencapai kategori moderat sebesar 98 persen dan kategori kuat sebesar 62 persen, namun demikian dampaknya untuk wilayah Indonesia ketika bertemu periode Musim Kemarau hingga pertengahan bulan Oktober,” kata Ardhasena, dilansir dari laman BMKG pada Rabu (10/6/2026).

Suhu panas sudah meningkat sampai 36-38 derajat Walaupun belum memasuki bulan Juli 2026, Prakirawan BMKG Azwar Makarim Aldimasqie mencatat hingga dasarian III Juni 2026, sebanyak 37,6 persen wilayah Indonesia atau sekitar 263 zona musim telah memasuki musim kemarau.

Dilansir dari laman BMKG pada Kamis (25/6/2026), selain itu, suhu udara maksimum selama periode 22–24 Juni 2026 juga tercatat cukup tinggi, berkisar antara 35 – 35,5 derajat Celsius di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Suhu tertinggi bahkan terpantau di Papua Barat yang mencapai 38,6 derajat Celsius.

Walau suhu panas, tetap ada hujan hingga awal Juli 2026 Meski sebagian wilayah mengalami kenaikan suhu, di sejumlah wilayah lain justru mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

Selain itu, angin kencang juga terjadi di wilayah Jawa Barat, Maluku, dan Papua Selatan.

Sumber: Kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.