Sleman Langsung Borong Dua Emas dari Inorga Pelangi di Forda II DIY 2026
Joko Widiyarso June 30, 2026 12:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kontingen Kabupaten Sleman langsung menunjukkan dominasinya pada ajang Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) II DIY 2026. 

Meski pembukaan resmi baru dijadwalkan pada 4 Juli 2026, pegiat Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sleman telah mengoleksi dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu dari cabang Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Perkumpulan Pelayang Indonesia (Pelangi).

Perlombaan Inorga Pelangi digelar lebih awal di Lapangan Kebon Agung, Imogiri, Minggu (28/6/2026). Sebanyak empat kontingen dari kabupaten/kota di DIY ambil bagian, yakni Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, dan Kulonprogo.

Tiga nomor dipertandingkan, yaitu layangan kreasi dua dimensi, layangan kreasi tiga dimensi, dan layangan train naga.

Dua medali emas Sleman diraih dari nomor layangan kreasi dua dimensi dan layangan kreasi tiga dimensi. 

Pada nomor layangan kreasi dua dimensi, pasangan Wardah/Dendy tampil sebagai juara setelah mengungguli Ergi/M Azzam dari Bantul. Sementara pegiat Sleman lainnya, Rafif, melengkapi keberhasilan tim dengan meraih medali perunggu.

Emas kedua disumbangkan pasangan Ibnu Alwan/Jupriyanto di nomor layangan kreasi tiga dimensi. Mereka berhasil mengungguli Bagas/Subhan dari Bantul yang meraih medali perak serta Widodo/Darminto dari Kota Yogyakarta yang membawa pulang medali perunggu.

Sementara itu, nomor layangan train naga menjadi milik kontingen Kulonprogo. Pasangan Desta/Rizal sukses meraih medali emas setelah memperoleh nilai tertinggi dari dewan juri yang dipimpin Aji Panular Sejati. 

Posisi kedua ditempati pasangan Rafif Aulia/Haqqun dari Sleman, sedangkan Danisa/Achsan dari Bantul harus puas dengan medali perunggu.

 

Ketua KORMI DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengapresiasi pelaksanaan lomba yang menjadi pembuka rangkaian Forda II DIY 2026. Menurutnya, kompetisi tersebut diharapkan mampu semakin memasyarakatkan olahraga layang-layang di DIY.

“Mudah-mudahan ini menjadi awal kita bisa mengembangkan dan memasyarakatkan olahraga layang-layang, yang memang dari tahun ke tahun bisa berkiprah secara nasional, baik secara prestasi di Fornas atau saat menyelenggarakan kegiatan perlombaan,” ujarnya.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Inorga Pelangi DIY, Markus Purnomo Adi, menjelaskan perlombaan sengaja dimajukan sepekan sebelum pembukaan Forda. Keputusan tersebut diambil karena Pelangi DIY akan mengikuti Kejuaraan Layang-layang Internasional di Purworejo pada pekan yang sama.

“Karena ada kejuaraan yang bersamaan, maka untuk pelaksanaan Forda Inorga Pelangi kami ajukan sepekan sebelum pembukaan,” kata Markus.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.