MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Harga Sembako di Bondowoso Mulai Turun
Haorrahman June 30, 2026 01:39 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Harga sejumlah kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bondowoso turun sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara selama libur sekolah. 

Berdasarkan pemantauan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso pada Senin (29/6/2026), penurunan harga terjadi di Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan.

Salah satu komoditas yang mengalami penurunan adalah ayam potong. Di Pasar Induk Bondowoso, harga ayam turun Rp 1.000 per kilogram atau sekitar 3,6 persen, dari Rp 28.000 menjadi Rp 27.000 per kilogram.

Selain ayam, harga bawang merah, cabai merah besar, cabai rawit merah, kentang, dan kubis juga ikut turun dengan kisaran Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per kilogram.

Penurunan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai. Di Pasar Wonosari, harga cabai merah besar turun dari Rp 28.000 menjadi Rp 24.000 per kilogram. Sementara di Pasar Induk Bondowoso, harga cabai rawit merah turun dari Rp 45.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram.

Baca juga: Program MBG di Dihentikan Selama Libur Sekolah, SPPG Tetap Terima Dana Operasional

Analis Perdagangan Ahli Muda Diskoperindag Bondowoso, Nining Ujiyanti, mengatakan penurunan harga terjadi karena permintaan masyarakat menurun selama libur sekolah. Pada saat yang sama, distribusi Program MBG juga sedang dihentikan sementara sehingga kebutuhan bahan pangan ikut berkurang.

"MBG libur, jadi karena anak sekolah libur, pasokan melimpah, kemudian konsumen pembeliannya agak menurun. Jadi harganya bisa sedikit turun," tuturnya saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2026).

Menurut Nining, kondisi tersebut menjadi keuntungan bagi masyarakat karena harga bahan pangan lebih terjangkau. Dengan anggaran sekitar Rp50.000, masyarakat kini sudah dapat membeli seekor ayam dengan harga yang lebih murah dibandingkan sebelumnya.

Diskoperindag memperkirakan tren harga relatif stabil hingga masa libur sekolah berakhir. Namun, harga kebutuhan pokok diprediksi mulai naik secara bertahap setelah kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung dan Program MBG kembali berjalan.

Baca juga: Setelah Jember, Demo Dukung MBG Terjadi di Depan DPRD Lumajang

"Kalau MBG mulai aktif lagi, mungkin akan ada kenaikan harga sedikit demi sedikit," ungkap Nining.

Dari sisi ketersediaan barang, Diskoperindag memastikan stok berbagai komoditas pangan masih mencukupi. Hingga saat ini belum ada gangguan distribusi maupun laporan gagal panen yang berpotensi memengaruhi pasokan.

"Pasokan ayam aman, bawang merah juga aman. Belum ada yang mengkhawatirkan. Untuk harga-harga sembako memang tidak ada yang bergejolak karena MBG libur," katanya.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.