Wagub Jihan Dukung Sensus Ekonomi 2026, Minta Warga Lampung Terima Petugas BPS
Reny Fitriani June 30, 2026 02:40 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengajak masyarakat Lampung untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan menerima kedatangan petugas Badan Pusat Statistik (BPS) dan memberikan data yang benar sesuai kondisi sebenarnya.

Baca Juga: Konten Kreator hingga Afiliator Masuk Sasaran Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Ajakan tersebut disampaikan Jihan usai mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan BPS Provinsi Lampung di Rumah Dinas Wakil Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Selasa (30/6/2026).

Menurut Jihan, partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan sensus yang digelar setiap 10 tahun tersebut.

"Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung sudah didata. Ayo masyarakat, sukseskan pendataan bersama," kata Jihan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menerima petugas BPS yang datang melakukan pendataan karena seluruh informasi yang diberikan dijamin kerahasiaannya.

Jihan mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prinsip TIR selama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

"Ingat TIR, yaitu Terima kedatangan petugas, Isi data dengan benar, dan Rahasia data Bapak/Ibu dijamin aman," ujarnya.

Menurut Jihan, data ekonomi yang akurat sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, data tersebut juga menjadi landasan dalam memperkuat transformasi ekonomi daerah, meningkatkan daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Saya sudah didata, sekarang giliran Bapak/Ibu sekalian. Ayo sukseskan Sensus Ekonomi 2026," tambahnya.

Keikutsertaan Jihan sebagai responden menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program nasional tersebut.

Diketahui, Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur perekonomian Indonesia.

Di Provinsi Lampung, pendataan lapangan dilakukan secara door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan sasaran seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha besar, menengah, kecil hingga usaha rumah tangga.

Untuk mendukung pelaksanaan pendataan tersebut, BPS Provinsi Lampung menyiapkan sekitar 8.619 petugas lapangan nonorganik yang akan bertugas selama dua setengah bulan.

BPS Provinsi Lampung juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar, lengkap, dan akurat kepada petugas.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BPS, dan masyarakat, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menghasilkan data berkualitas yang menjadi dasar percepatan pembangunan serta penguatan ekonomi daerah.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.