TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Direktur Urusan Agama Kristen Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Kristen Kementerian Agama RI, Luksen Jems Mayor, berharap Provinsi Sulawesi Tengah dapat mempersiapkan diri secara maksimal sebagai tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XV tahun 2029.
Luksen menegaskan, Pesparawi tidak hanya menjadi ajang kompetisi paduan suara gerejawi, tetapi juga harus memberi dampak positif bagi kehidupan rohani, budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah.
“Pesparawi hanya ada di Indonesia. Kegiatan sebesar ini yang menghadirkan enam hingga delapan ribu peserta seharusnya juga bisa menjadi daya tarik wisata,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).
Sulawesi Tengah ditetapkan sebagai tuan rumah melalui Musyawarah Nasional Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) yang diikuti perwakilan dari 30 provinsi.
Baca juga: Munas LPPN Tetapkan Sulawesi Tengah Tuan Rumah Pesparawi Nasional XV
Awalnya forum berupaya mencapai mufakat, namun karena belum tercapai kesepakatan, keputusan diambil lewat pemungutan suara. Hasil voting menunjukkan 27 suara mendukung Sulawesi Tengah.
Selain Sulawesi Tengah, Papua Barat Daya juga menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah.
Namun mayoritas peserta Munas memberikan kesempatan kepada Sulawesi Tengah karena provinsi tersebut belum pernah menyelenggarakan Pesparawi Nasional.
Belajar dari Papua Barat
Luksen menilai keberhasilan Papua Barat sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XIV dapat menjadi referensi penting bagi Sulawesi Tengah.
Berbagai pengalaman dan praktik baik yang dilakukan Papua Barat diharapkan bisa diadopsi dan dikembangkan.
Baca juga: Kemenag RI Tetapkan Papua Barat sebagai Pilot Project Pesparawi Nasional
Menurut Luksen, ada empat indikator utama yang harus diperhatikan dalam penyelenggaraan Pesparawi, yaitu:
Spiritualitas: memperkuat kehidupan iman umat dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
Budaya: memperkenalkan kekayaan budaya daerah.
Ekonomi kreatif: mendorong pertumbuhan UMKM dan industri kreatif.
Pariwisata: memanfaatkan kehadiran ribuan peserta sebagai peluang promosi destinasi unggulan.
Luksen berharap Sulawesi Tengah dapat memanfaatkan waktu persiapan yang panjang untuk merancang penyelenggaraan Pesparawi Nasional XV yang tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat kehidupan rohani, serta mendorong pertumbuhan budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah.