AS Monaco secara resmi telah menyelesaikan transfer permanen Ansu Fati dari Barcelona. Klub Ligue 1 tersebut mengaktifkan opsi pembelian senilai €11 juta (£9 juta/$13 juta) setelah pemain berusia 23 tahun itu tampil impresif selama masa peminjamannya. Fati, yang pernah mengenakan nomor punggung 10 legendaris milik Lionel Messi di Katalonia, kini menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dan akan bertahan di Kerajaan Monako hingga Juni 2030.
Transfer permanen ini telah dikonfirmasi oleh kedua klub, Barcelona dan Monaco. Setelah menjalani masa pinjaman selama satu musim dengan sukses, Monaco memutuskan untuk mengaktifkan klausul €11 juta guna mengamankan jasa Fati hingga tahun 2030. Barcelona dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa mereka tetap mempertahankan persentase dari potensi penjualan Fati di masa depan.
Selama masa peminjaman musim lalu, Fati kembali menemukan performa terbaiknya. Ia tampil dalam 30 pertandingan dan mencetak 12 gol untuk Monaco. Catatan tersebut setara dengan satu gol setiap 110 menit, rasio terbaik di Ligue 1 musim itu. Fati juga dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan sebanyak tiga kali, memperlihatkan kontribusi pentingnya bagi tim.
Di sisi lain, Barcelona melepas Fati setelah sang pemain mencatatkan 123 penampilan bersama tim utama dan mencetak 29 gol. Sebagai salah satu talenta paling menjanjikan dari akademi La Masia, Fati menjalani debut pada musim 2019-20 dan segera mencatatkan berbagai rekor. Ia menjadi pencetak gol termuda di La Liga untuk Barcelona pada usia 16 tahun dan 304 hari dalam hasil imbang 2-2 melawan Osasuna. Tak lama kemudian, ia juga memecahkan rekor di Liga Champions saat mencetak gol melawan Inter pada usia 17 tahun dan 40 hari.
Barcelona menyampaikan ucapan terima kasih melalui pernyataan resmi: “FC Barcelona ingin mengucapkan terima kasih secara terbuka kepada Ansu Fati atas komitmen, dedikasi, dan kontribusinya selama mengenakan seragam blaugrana, serta mendoakan yang terbaik untuk masa depannya, baik di dalam maupun di luar lapangan.”
Di Monaco, Fati akhirnya mendapatkan waktu bermain yang konsisten setelah masa sulitnya bersama Brighton di Liga Primer Inggris. Pemain internasional Spanyol itu cepat beradaptasi dengan skuad Monaco, memperlihatkan kemampuan teknis tinggi serta naluri mencetak golnya. Ia tampil gemilang dalam sejumlah laga penting, termasuk mencetak dua gol di derby melawan Nice serta gol penentu kemenangan melawan Lens dan Metz.
Pihak Monaco menyoroti kembalinya Fati pada kondisi fisik terbaik serta efisiensinya di lapangan, menegaskan bahwa sang pemain akan terus memanfaatkan kemampuan teknisnya untuk kepentingan tim. Transfer permanen ini menjadi babak baru bagi Fati, jauh dari tekanan besar yang selama ini membayangi dirinya di Katalonia.
Ke depan, Fati akan fokus memimpin lini serang Monaco dalam menghadapi kompetisi domestik dan Eropa yang akan datang. Dengan masa depannya yang kini sudah pasti, Fati dapat berkonsentrasi mempertahankan performa mencetak golnya dan berpeluang kembali dipanggil ke tim nasional Spanyol. Monaco akan sangat bergantung padanya dalam upaya menantang Paris Saint-Germain untuk perebutan gelar Ligue 1 musim depan.